Pemko Payakumbuh Berhasil Capai Target Vaksinasi Diakhir Oktober 2021

KESEHATAN-178 hit

PAYAKUMBUH - Pemko Payakumbuh berhasil tingkat pencapaian target vaksinasi selama bulan Oktober 2021 sebanyak 18,2%, dari 36% di awal oktober menjadi 54,2 Persen, diakhir Oktober 2021.

Untuk itu, Wali Kota Payakumhuh Riza Falepi menyampaikan apresiasi kepada jajarannya yang telah berhasil meningkatkan partisipan vaksinasi hingga akhir Oktober 2021 telah mencapai angka 54,2.

"Saya menyampaikan apresiasi yang sebesar besarnya. Bagaimana tenaga mereka yang selalu mengabdikan diri setiap hari dalam mewujudkan Kota Payakumbuh menuju herd immunity, demi kecintaan kepada masyarakat, karena mereka adalah tanggung jawab kita," kata Wali Kota Riza Falepi saat memimpin apel siaga Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Payakumbuh bersama para asisten, staf ahli, kepala OPD, direktur BUMD, camat, lurah, dan kepala puskesmas di halaman balai kota, Senin (1/11).

Baca Juga


Dalam amanatnya, walikota menyampaikan kepada seluruh jajarannya harus menguatkan tekad untuk menuntaskan pekerjaan agar masyarakat Kota Payakumbuh dapat divaksin, karena mendapat vaksin adalah hak rakyat.

"PNS sudah semua divaksin, paling yang tidak karena ada komorbid. Sementara itu, warga di kelurahan-kelurahan masih banyak yang belum divaksin, baik karena belum sempat maupun yang masih menolak. Dari data, kita juga telah mengakomodir vaksinasi bagi warga luar daerah karena mereka beraktifitas di kota," jelas Riza.

Menurut Riza, vaksinasi berdoorprize atau berhadiah sejatinya bukanlah vaksinasi yang ditunggu-tunggu, Riza berharap ini jangan dijadikan alasan sesorang untuk mau divaksin.

"Harusnya kesadaran mendapatkan vaksin yang utama, bukan sembako dulu baru vaksin, itu kebutuhan kita, bukan orang lain," kata Riza.

Maka, ditargetkan Riza pada bulan November ini warganya sudah 70 persen tervaksin, dia ingin menyelesaikan sisanya 16 persen ini sebelum masuk ke masa libur akhir tahun.

"Mulai hari ini, mari kita kuatkan tekad bersama mengejar 70 persen dalam 2 minggu kedepan. Setelah capaian lebih dari 70 persen, mungkin kita akan lebih fokus mencari sasaran vaksinasi secara door to door, ditemui warga kota ke rumah-rumah," kata Riza.

Yang jelas, saat ini Kota Payakumbuh belum mencapai herd immunity, masyarakat yang ragu harus cepat bersedia untuk divaksin.

Kalau alasannya komorbid tentu bisa diterima, tetapi kalau mereka sehat tapi tidak divaksin tentu harus diajak dengan cara yang persuasif dan humanis.

"Bagi yang sudah vaksin, sampai saat ini semuanya kan baik-baik saja. Sampaikan kepada keluarga dan tetangga agar mau divaksin, vaksinnya aman dan halal kok," kata Riza.

Riza menjelaskan, kekhawatirannya adalah terjadi lagi puncak kasus akibat pergerakan orang-orang pada hari libur, selama ini puncak kasus di Indonesia terjadi di momentum itu.

"Kalau masuk bulan Desember, orang akan pulang liburan akhir tahun dari perantauan. Jangan sampai kita ke puncak kasus seperti dulu lagi, jelang akhir tahun dan tahun baru kita sudah harus herd immunity, atau capaian vaksin di atas 70 persen. Mari berjuang, kepada siapa saya minta tolong kalau bukan kepada jajaran saya," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira mengatakan Gebyar Sumbar Sadar Vaksin yang dilaksanakan Serentak 30 Oktober 2021 kemaren, baru tahap 1, akan ada lagi pelaksanaannya pada bulan November ini, mengingat keterbatasan dan kemampuan petugas vaksinator.

"Khusus untuk vaksin 1, kita berharap di Sumatera Barat nantinya pada akhir November sudah 70 persen warga yang telah divaksin. Kita harus optimis untuk bisa mewujudkannya bersama-sama," ujar Kapolres Alex.

Senentara Kepala Dinas Kesehatan dr. Bakhrizal yang memaparkan data terakhir capaian vaksinasi di Kota Payakumbuh sudah sebanyak 54,2 persen

"Kita targetkan secara persentase pada posisi nomor 3 di Sumatera Barat, disamping itu minggu selanjutnya kita kejar lagi 70 persen, bahkan lebih," kata Bakhrizal.

Pada pelaksanaan vaksinasi di GOR M. Yamin ini, sebagai bentuk apresiasi wali kota dan forkopimda memberikan hadiah kepada peserta lansia dan siswa sekolah berusia 12 tahun.

Ada juga pemberian sembako serta undian doorprize dan hadiah menarik lainnya bagi peserta vaksinasi di beberapa lokasi pelaksanaan, terang Bakhrizal.

( Yusrizal)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru