Reses ke Limau Puruik, Anggota DPRD Sumbar JJ Dt Gadang Minta Keltan Siapkan Proposal Bantuan

POLITIK-200 hit

PADANG PARIAMAN - Laksanakan reses ke Nagari Limau Puruik Kecamatan V Koto Timur, Padang Pariaman, Kamis (28/10/2021), Anggota DPRD Sumbar Jasma Juni (JJ) Dt. Gadang, SE tak hanya menyerap aspirasi masyarakat petani, juga meminta para kelompok tani (Keltan) di Limau Puruik, menyampaikan proposal bantuan yang akan direalisasikan di tahun 2021 ini.

Penjabat (Pj) Walinagari Limau Puruik, Andri menyambut kedatangan Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra ini bersama anggota kelompok tani dan segenap tokoh masyarakat.

Walinagari Walinagari Limau Puruik, Andri, selaku tuan rumah menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan reses ke nagarinya dan ia bersama PPL serta Keltan akan menyiapkan apa yang diminta.

"Kami sangat mengucapkan terima kunjungan Bapak JJ Dt Gadang. Apalagi kedatangan membawa kabar gembira, atas alokasi bantuan bagi masyarakat petani, berupa bibit tanaman, pupuk dan Alsintan," katanya.

Dalam pertemuan yang berlangsung di NagariLimau Puruikini, JJ Dt Gadang meminta isi proposal bantuan berisikan tiga item bantuan untuk petani, yakni bantuan pupuk, alat mesin pertanian (Alsintan) dan bibit tanaman produktif.

Jasma Juni Dt. Gadang, SE, menyebutkan, bantuan yang dialokasikan ini merupakan bantuan yang bersumber dari dana Pokir yang masuk dalam APBD Perubahan Sumbar 2021.

Namun, katanya, permintaan bibit tanaman, alat pertanian dan pupuk ini harus ada surat resmi/proposal, dari pemerintahan Nagari, petugas PPL dan kelompok tani yang membutuhkan. Karena untuk tahun anggaran 2021 ini di APBD Perubahan 2021 ada alokasi bantuan untuk ketiga poin tersebut.

JJ Dt Gadang menyebutkan, ketiga bantuan pertanian ini berada dalam APBD Perubahan 2021, yakni bantuan pupuk (NPK, termasuk pupuk cair). Kemudian bantuan bibit tanaman produkitif, seperti durian, pala, pinang wangi dan cengkeh. Juga termasuk Alsintan, berupa Betor, traktor tangan dan alat pemotong rumput.

"Usulan ini harus masuk secepatnya, guna bisa terealisir atau dibagikan ke petani. Waktunya singkat, hingga pertengahan Desember 2021 in," tegas JJ Dt Gadang. (MR)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru