Panduan Lengkap Memilih Asuransi Kesehatan untuk Anak

EKONOMI-266 hit

TIDAK dapat dipungkiri bahwa asuransi kesehatan untuk anak sangat penting untuk diperhatikan oleh para orang tua. Sebab, anak-anak cukup rentan mengalami sakit atau cedera, sehingga sangat membutuhkan perawatan kesehatan. Berbeda dengan asuransi kesehatan untuk orang dewasa, asuransi kesehatan anak memberikan beberapa fasilitas penunjang.

Mulai dari biaya rawat jalan, rawat inap, pemeriksaan mata, kesehatan gigi, hingga vaksinasi. Dengan kata lain, biaya kesehatan yang ditanggung oleh asuransi bukan hanya biaya sakit saja, namun juga untuk biaya pencegahan penyakit dan deteksi ini.

Hal yang Harus Diperhatikan dalam Memilih Asuransi Kesehatan untuk Anak

Sebenarnya, bayi yang baru lahir sudah wajib didaftarkan oleh orang tuanya sebagai peserta JKN-KIS atau Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat. Paling lama 28 hari sejak anak tersebut dilahirkan. Artinya, anak tersebut bisa langsung mendapatkan jaminan kesehatan dari BPJS.

Namun, jika BPJS Kesehatan dinilai kurang cukup untuk menjamin kesehatan si kecil, maka Anda dapat memilih asuransi keluarga atau asuransi kesehatan pribadi untuk anak. Berikut ini adalah beberapa hal yang wajib diperhatikan dalam memilih asuransi kesehatan untuk anak:

1. Perhatikan Kesehatan Anak

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam memilih asuransi kesehatan anak adalah memperhatikan kondisi kesehatan anak terlebih dahulu. Contohnya apakah si kecil prematur atau lahir dengan kondisi berat badan yang rendah.

Jika si kecil memiliki kondisi kesehatan khusus seperti itu, maka sebaiknya pilihlah asuransi kesehatan khusus. Dengan begitu, maka risiko kerugian finansial yang dapat terjadi karena pengobatan bisa diantisipasi. Sebaliknya, jika anak lahir dengan kondisi yang normal dan sehat, maka Anda dapat memilih jenis asuransi kesehatan yang umum.

2. Pilih Jenis Asuransi yang Sesuai untuk Anak

Pada umumnya, orang tua hanya perlu mendaftarkan si kecil pada asuransi kesehatan saja. Dengan kata lain, Anda tidak perlu mendaftarkan anak untuk mendapatkan asuransi kesehatan yang dipadukan dengan asuransi jiwa. Sebab, hal ini justru dapat mengurangi manfaat dari asuransi kesehatan itu sendiri.

Pasalnya, biaya premi asuransi kesehatan akan terbaru dengan asuransi jiwa. Padahal, anak lebih membutuhkan proteksi terhadap kesehatannya. Bahkan, premi untuk asuransi kesehatan yang dipadukan dengan asuransi jiwa juga cukup tinggi. Maka dari itu, ada baiknya untuk mendaftarkan anak pada asuransi kesehatan saja.

3. Cek Fasilitas yang Didapatkan dari Asuransi Kesehatan Anak

Sebelum memutuskan untuk mendaftarkan anak di perusahaan asuransi kesehatan, sebaiknya cek fasilitas yang didapatkan terlebih dahulu. Apakah asuransi tersebut memberikan pertanggungan biaya kamar, dokter, obat-obatan, operasi, dan diagnosis dokter sebelum serta sesudah rawat inap.

Pastikan pula apakah asuransi tersebut memberikan jaminan rawat inap saja atau mencakup rawat jalan juga. Sebab, asuransi kesehatan anak pada umumnya hanya menjamin biaya rawat inap saja. Jika si kecil termasuk anak yang sering sakit, maka ada baiknya untuk memilih jenis asuransi kesehatan yang menjamin rawat inap, rawat jalan, sekaligus vaksinasi.

4. Sesuaikan dengan Kebutuhan Anak

Setiap perusahaan asuransi menawarkan berbagai produk asuransi dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Termasuk produk asuransi kesehatan untuk anak. Selain itu, asuransi kesehatan anak yang ditawarkan oleh setiap perusahaan asuransi juga berbeda-beda.

Jadi, pastikan Anda memilih asuransi kesehatan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan anak. Untuk mempermudah dalam memilih asuransi kesehatan yang tepat, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk memilih asuransi yang sesuai dengan kesehatan dan kebutuhan si kecil.

5. Sesuaikan dengan Kemampuan Finansial Anda

Meskipun asuransi kesehatan anak memang sangat penting untuk dimiliki, namun pastikan Anda tetap menyesuaikan dengan kondisi keuangan atau kemampuan finansial. Contohnya, jika kondisi keuangan Anda hanya memungkinkan untuk menyisihkan premi pada asuransi kamar kelas 2, maka tidak perlu memaksakan diri untuk memilih asuransi dengan kelas fasilitas kamar VIP.

Dengan kata lain, jangan sampai asuransi kesehatan anak ini justru menjadi kendala bagi finansial Anda. Apalagi, masih ada JKN-KIS yang bisa membantu menjamin kesehatan si kecil dengan biaya iuran yang rendah bahkan ada juga yang gratis.

Itulah beberapa panduan memilih asuransi kesehatan untuk anak. Pada dasarnya, memilih asuransi kesehatan anak sama halnya dengan memilih asuransi kesehatan diri sendiri. Jadi, pastikan untuk cermat saat memilih asuransi kesehatan anak. Jangan ragu untuk konsultasi bersama dokter mengenai asuransi yang akan dipilih, terutama jika Anak memiliki kondisi medis tertentu.

(***)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru