Upded Kasus Covid-19 Di Bukittinggi, Senin Zero Penambahan Kasus Baru, 2 Pasien Sembuh

KESEHATAN-371 hit

BUKITTINGGI - Perkembangan terbaru penyebaran virus covid-19 di Bukittinggi, Senin(25/2/10) zero penambahan kasus baru dan 2 orang kasus aktif positif dinyatakan sembuh/selesai Isolasi.

Infirnasi yang didapat media ini pada pusat data covid-19 DKK Bukittinggi, tidak ada penambahan kasus baru pada Senin(25/10), dan 2 irang kasys aktif posituf fintatsjan sembuh dan nihil tang menunggal jarena trrpapar birus coviid-19.

Dengan adanya kasus aktif yang dinyatsakan sembuh, kasus aktif di Bukittinggi berkurang menjadi 6 orang, 1 orang diantaranta di rawat dan 5 orang isolasi mandiri.

Baca Juga


Akumulasi warga Bukittinggi yanng terpapar virus cobid-19 sejak maret 2020 sampai saat ini 4404 orang, telah sembuh 4298 orang, meninggal 96 irang, di rawat 1 orang dan Isoman 5 orang.

Kendati perkembangan penyebaran virus covid-19 di Bukittinggi telah jauh berkurang, namun Wako Erman Safar tetap mengingatkan,

" Kita tidak boleh lengah terhadap penyebaran virus covid-19 tersebut, harus tetap waspada dengan disiplin mematuhi prokes,terutama memakai masker dan mengikuti vaksinasi covid-19", ingat Wako Erman Safar setiap ada kegiatan pertemuan dengan berbagai elemen di Bukittinggi.

Begitu juga saat memimpin alel gabungan ASN di lingkungan pemko.Bukittinggi, Wako Erman Safar juga mengingatkan ASN di Bukittinggi untuk proaktif mengajak masarakat ikut mensukseskan program vaksinasi covid-19 untuk mencapai herd immunuty warga Bukittinggi.

Menurut Wako Erman Safar, sejak menurunnya kasus covid-19 di Bukittinggi selama bulan Oktober 2021 ini, tingkat kunjungan ke Bukittinggi menunjukkan grafik yang meningkat, warga masarakat mulai bisa beraktivitas dengan nyaman, dengan sendirinya ekonomi warga Bukittinggi kembali bergerak naik.

Dikatakannya, pandemi covid 19 sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat, dan perekonomian negara.

Untuk itu dibutuhkan inovasi-inovasi dari ASN untuk membuat kegiatan-kegiatan yang memberikan stimulasi terhadap pemulihan dan perkembangan ekonomi masyarakat.

"Kita tidak menginginkan adanya kegiatan yang hanya bersifat seremonial. Saat ini masyarakat sangat membutuhkan kehadiran pemerintah dalam bentuk kegiatan-kegiatan yang dapat membantu mereka memenuhi kebutuhan pokok dan memulihkan perekonomian mereka", ungkap Wako.

( Yus)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru