Sudah 4 Hari Zero Penambahan Baru Positif Covid-19 Di Bukittinggi,Kasus Aktif Berkurang 5 orang

KESEHATAN-239 hit

BUKITTINGGI - Sudah Empat hari dari Jumat, (22/10) hingga Senin(25/10) tidak ada penambahan jasus baru Covid-19 di Bukittinggi, sementara kasus aktif positif covid-19 berkurang 5 orang, menyusul dinyatakannta 5 orang pasien covid-19 sembuh / selesai Isoman.

Seperti di rilis juru bicara Satgas Penanganan Covid Propinsi Sumatera Barat Jasman Rizal di portal resmi Pemerintah Propinsi Sumbar (sumbarprov.co.id) sejak Jumat pekan lalu,hingga Senin (26/10) tidak ada penambahan kasus baru positif covid-19 di Kota Bukittinggi, sementara yang sembuh pada rentang yang sama ada 5 orang.

Dengan demikian, jumlah kasus aktif semakin menurun, hingga Senin ini tinggal 14 orang lagi.

Baca Juga


Total pasien covid-19 di Bukittinggi sejak pandemi Covid-19 Maret 2020 hingga saat ini masih 4404 orang,sudah sembuh 4285 orang, dan 96 orang diantaranya meninggak, tinggal kasus aktif 14 orang yang sedang Isoman.

Mengingat perkembangan penyebaran virus covid-19 di Bukittinggi telah jauh berkurang, Wako Erman Safar mengingatkan,

" Kita tidak boleh lengah terhadap penyebaran virus covid-19 tetsebut, harus tetap waspada dengan disiplin mematuhi prokes,terutama memakai masker dan mengikuti vaksinasi covid-19", harapnya.

Wako Erman Safar juga mengharapkan ASN di Bukittinggi proaktif mengajak masarakat ikut mensukses program vaksinasi covid-19 untuk mencapai herd immunuty warga Bukittinggi.

Dampak menurunnya kasus aktif dan tidak ada penambahan kasus baru, warga masarakat mulai bisa beraktivitas dengan nyaman, orang akan semakin ramai kembali berkunjung ke Bukittinggi untuk berlibur dan berwisata, dengan sendirinya ekonomi warga Bukittinggi kembali bergerak naik.

Selain itu pada apel gabungan ASN yang ada di lingkungan Pemko Bukittinggi Senin,(25/10) Wako juga meminta seluruh pihak untuk aktif dalam penyusunan kegiatan TA. 2022. "Tidak hanya eselon 2 saja, eselon 3 dan 4 juga harus proaktif dalam melakukan penyusunan kegiatan, agar seluruh tahapan dapat berjalan cepat dan kegiatan kegiatan dapat segera terlaksana, agar ekonomi masarakat meningkat kembali. tegas Wako.

Menurut Wako, pandemi covid 19 sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat, dan perekonomian negara.

Untuk itu dibutuhkan inovasi-inovasi dari ASN untuk membuat kegiatan-kegiatan yang memberikan stimulasi terhadap pemulihan dan perkembangan ekonomi masyarakat.

"Kita tidak menginginkan adanya kegiatan yang hanya bersifat seremonial. Saat ini masyarakat sangat membutuhkan kehadiran pemerintah dalam bentuk kegiatan-kegiatan yang dapat membantu mereka memenuhi kebutuhan pokok dan memulihkan perekonomian mereka", ungkap Wako.

( Yus)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru