Subuh Mubarak UNP Pagi Ini: Meningkatkan IMTAQ di Tengah Musibah Melanda Kehidupan

PENDIDIKAN-340 hit

Padang-Ujian yang ada dalam bentuk suka maupun dalam bentuk duka adalah ujian dari Allah yang harus kita hadapi dengan penuh kesabaran, keimanan, dan keikhlasan.

Rektor Universitas Negeri Padang, Prof. Ganefri, Ph.D. menyampaikan hal itu dalam sambutannya pada kegiatan Subuh Mubarak Universitas Negeri Padang yang diselenggarakan Fakultas Bahasa dan Seni, pada Jumat (1/10) pagi ini secara virtual yang diikuti oleh pimpinan dan sivitas akademika Universitas Negeri Padang.

Pada kesempatan itu, Rektor Universitas Negeri Padang, Prof. Ganefri, Ph.D. menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesediaan Prof. Dr. Asasriwarni, M.H. (Guru Besar Fakultas Syariah/Ketua Senat Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang) sebagai penceramah pada kegiatan Subuh Mubarak Universitas Negeri Padang yang diselenggarakan secara virtual.

Baca Juga


Dalam ceramahnya dengan topik "Meningkatkan IMTAQ bagi Umat Manusia di Tengah Musibah Melanda Kehidupan", Ustaz Prof. Dr. Asasriwarni, M.H.menjelaskan bahwa dalam kehidupan kita mengalami berbagai cobaan dan cobaan itu tentulah tidak disukai. Berkaitan dengan hal itu, kata Ustaz Prof. Dr. Asasriwarni, M.H., Allah sudah menyampaikan bahwa sesuatu yang tidak baik menurutmu, belum tentu tidak baik bagimu, dan sesuatu yang baik menurutmu, belum tentu baik bagimu.

"Musibah itu ada yang datang dari Allah sebagai ujian oleh Allah kepada umat manusia dan harus disadari pula bahwa musibah ada juga yang disebabkan oleh manusia," jelas Ustaz Prof. Dr. Asasriwarni, M.H.

Pada kesempatan itu, Ustaz Prof. Dr. Asasriwarni, M.H., mengemukakan bahwa musibah pandemi Covid-19 yang kita hadapi pada masa dua tahun terakhir tentulah merupakan ujian dari Allah untuk umat manusia yang mungkin saja disebabkan oleh perilaku umat manusia.

Lebih lanjut kata Ustaz Prof. Dr. Asasriwarni, M.H. menjelaskan bahwa keimanan pada Rukun iman yang pertama hingga rukun iman yang keenam harus dibuktikan dengan rukun iman yang keenam yakni menerima qadar baik dan qadar buruk.

"Musibah yang dihadapi manusia adalah ujian untuk mengangkat derajat manusia; musibah adalah ujian agar manusia itu tidak sombong; musibah adalah ujian yang berguna untuk menyadari betapa nikmatnya sesuatu yang diberikan oleh Allah," tambah Ustaz Prof. Dr. Asasriwarni, M.H. (ET)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru