Pemko Sawahlunto Fasilitasi Seleksi Kompetensi CPNS 2021 di SMKN 1 Talawi

PEMERINTAHAN-265 hit

SAWAHLUNTO - Peserta yang mendaftar sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Pemko Sawahlunto mulai menjalani proses Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang diselenggarakan dari tanggal 28 September hingga 4 Oktober 2021. Tercatat 1.159 orang mengikuti seleksi itu yang dibagi 4 sesi masing-masing 50 orang setiap sesi yang dimulai hari ini di SMKN 1, Talawi, Selasa (28/9).

Pelaksanaan proses seleksi itu ditinjau langsung Walikota Deri Asta yang mengatakan dikutip Humas, Pemerintah Kota Sawahlunto melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) sangat mendukung dan memfasilitasi penyelenggaraan SKD CPNS tersebut semaksimal mungkin .

"Sejak awal kita sudah mempersiapkan dengan baik, saya berpesan kepada BKPSDM agar menjaga proses SKD ini berjalan baik. Tolong jangan kepercayaan yang diberikan Badan Kepegawaian Negara ini disia - siakan. InsyaAllah, ditahun depan kita juga mendapat kepercayaan yang sama dari BKN. Untuk itu mari kita selenggarakan dengan baik." Ungkap Walikota Deri Asta, seperti dikutip dari Humas Pemko Sawahlunto.

Baca Juga


Pemko Sawahlunto melalui BKPSDM dalam proses seleksi kompetensi CPNS ini hanya bersifat membantu memfasilitasi penyelenggaraan, sedangkan untuk teknis pelaksanaan murni dilakukan oleh personel Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sehingga jika ada isu - isu yang mengatakan akan ada campur tangan Pemko maka bisa dipastikan tidak benar.

Untuk dipahami, seleksi yang dilakukan menggunakan sistem komputerisasi dan sangat transparan. Mulai dari masuk ke ruangan ujian itu diperiksa, sampai ke soal itu setiap orang berbeda soal dan jawabannya. Setelah selesai mengerjakan soal hasilnya akan kelihatan secara langsung berikut nilai yang diperoleh setiap peserta. Melalui proses ini sangat kecil bahkan sulit terjadinya permainan atau campur tangan panitia.

Kepala BKPSDM Sawahlunto Guspriadi,MM menyampaikan bahwa, jumlah formasi CPNS yang dibuka Pemko Sawahlunto untuk penerimaan Tahun 2021 ini adalah formasi teknis dan P3K non guru sebanyak 80 orang. Sedangkan untuk P3K guru sebanyak 76 orang. Pelaksanaan kegiatannya dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19. (Iyos)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru