Tim Pengabdian FPP UNP Latih Istri Petani Semangka di Bayang Pessel Lakukan Managerial Produk

PENDIDIKAN-389 hit

PESSEL - Sebanyak 15 orang kelompok UMKM isteri petani semangka mendapatkan pendampingan pengelolaan dan managerial UMKM nata de citrullus dan olahan semangka afkir lainnya oleh tim pengabdian masyarakat UNP yang dilakasanakan di kantor walinagari Kapelgam Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan, Jumat, 10 September 2021.

Acara ini diawali dengan pembukaan yang dibuka oeh walinagari Dariasman. Dariasman menyampaikan bahwa pendampingan ini sangan dibutuhkan oleh UMKM yang sudah berdiri ini untuk kemajuan usaha dan bisa bersaing didunia yang serba canggih pada saat sekarang ini.

"Para peserta sangat antusias mengikuti acara ini, karena sudah beberapa waktu belakangan, usaha ini mengalami kemacetan akibat terpapar pandemi covid 19," katanya.

Ketua tim pengabdian yakni; Ezi Anggraini, M.Pd menyebutkan, tahun 2020 Tim pengbadian masyarakat Jurusan Kesejahteraan Keluarga Fakiltas Pariwisata Dan Perhotelan UNP telah memberikan pelatihan mengolah semangka afkir menjadi nata de citrullus, selai semangka, sirup semangka, permen jelly semangka dan puding dari semangka afkir. Tahun 2021 ini tim pengabdi melanjutkan pengabdian lebih menitikberatkan pada pendampingan pengelolaan dan managerial UMKM. Pendampingan dilakukan dengan beberapa rangkaian kegiatan pelatihan yaitu diantaranya : 1. Pembukaan acara pengabdian kepada masyarakat yang dibuka oleh walinagari Kapelgam, 2. Penyampaian materi kewirausahaan, 3. Penyampaian materi managemen pemasaran usaha dan packaging serta label, 4. Pemberian beberapa kebutuhan peralatan penunjang UMKM.

Tujuan dari pengabdian ini adalah pertama, mensosialiasikan hasil penelitian pengabdi Ezi Angraini, M.Pd dkk, tahun 2019 tentang pembuatan nata dari semangka afkir, selanjutnya harapannya dapat membantu petani dalam mengangkat harga jual semangka afkir dan memperpanjang umur simpan semangka afkir serta memberikan variasi baru kepada petani di nagari Kapelgam Kec. Bayang Kab. Pessel, dan juga membantu petani dalam penanganan semangka afkir dan tentunya diharapkan dapat menjadi tambahan income perekonomian petani semangka dan UMKM ini semakin maju kedepannya.

Target yang ingin dicapai pada program ini adalah peningkatan kewirausahaan dan daya saing kelompok petani, peningkatan kapasitas produksi dan perluasan pemasaran produk dan packaging produk olahan semangka dengan mengkombinasikan antara metode konvensional dan digital yang berbasis teknologi informasi.

Harapannya UMKM olahan semangka afkir ini dapat dijadikan icon nagari Kapelgam, dan produk ini bisa dijadikan oleh-oleh khas dari Pesisir Selatan yang nantinya bisa dijual ditempat objek-objek pariwisata Pesisir Selatan seperti di Jembatan Akar Bayang, Carocok Painan, Wisata Bahari Kawasan Mandeh dan objek wisata lainnya bahkan harapannya bisa dipasarkan di seluruh wilayah Indonesia.

Kelompok ini diberikan pelatihan oleh lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat, Universitas Negeri Padang (UNP) dengan ketua tim pengabdian yakni; Ezi Anggraini, M.Pd dan anggota nya adalah : Dr. Elida, M.Pd, dan Dra. Fitri Eriyanti, M.Pd, Ph.D serta yang menjadi instruktur dalam pendampingan ini adalah Yuliarti, S.EM.M.

Rangkaian kegiatan pelatihan ini diawali dengan pembukaan yang dilaksanakan sekitar Bulan Agustus, kegiatan pelatihan pada awal September, dan kegiatan evaluasi pada akhir September 2020. Kegiatan pengabdian berjalan lancar dan paserta sangat antusias sekali mengikuti pelatihan ini, dan walinagari Kapelgam selalu memberikan motivasi kepada warganya dalam mengikuti kegiatan pelatihan. (Je)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru