Hari Tani Nasional: Petani dan Mahasiswa Unjuk Rasa di Depan Kantor Gubernur Sumbar

PERISTIWA-230 hit

PADANG - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Sumatera Barat (BEM SB) Bersama perwakilan para petani dari berbagai daerah di Sumatera Barat melakukan unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumbar pada Jumat (24/09/2021). Kurang Lebih 300 personil polisi ditugaskan untuk mengamankan aksi unjuk rasa ini, hal ini dikarenakan tidak hanya mahasiswa yang melakukan unjuk rasa namun juga ada dari masyarakat terutama petani yang ikut meramaikan demo.

Polresta Padang mengimbau demonstran untuk melakukan aksi dengan damai, menyampaikan aspirasi dengan baik, jangan memancing kebrutalan yang merugikan diri sendiri dan orang lain, selain itu tetap patuhi protocol kesehatan.

Unjuk rasa berlangsung dari pukul 15.00 WIB -- 18.00 WIB, para demonstran ini melakukan unjuk rasa terkait konflik agrarian, terdapat beberapa tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa berkaitan dengan masalah kesejahteraan petani.

Adapun tuntutan mereka kepada pemerintah yang pertama adalah penyuluhan pertanian, pemerintah diharapkan untuk dapat menambah jumlah dan meningkatkan kualitas penyuluh pertanian, kedua subsidi pupuk dimana jumlah pupuk subsidi di Sumatra Barat tergolong langka sehingga dirasa masih kurang untuk diberikan pada petani, tuntutan ketiga terkait dengan pencemaran lingkungan danau Maninjau yang menyebabkan setiap tahunnya ada kasus kematian ikan.

"Kami berharap pemerintah Sumatera Barat untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menanggulangi kasus kematian ikan akibat pencemaran lingkungan ini," jelas Nabil mahasiswa UNP yang ikut aksi unjuk rasa Jumat (24/09/2021).

Unjuk rasa berjalan damai, pihak pemerintah akan mempertimbangkan semua aspirasi yang disampaikan oleh mahasiswa dan perwakilan petani dari daerah Agam, Pasaman Barat, dan daerah lainnya. (Mia/MR)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru