6 Dari 24 Kelurahan Di Bukittinggi Masih Berada Pada Zona Orange

KESEHATAN-377 hit

BUKITTINGGI - Kendati jumlah kasus positif covid-19 di Bukittinggi telah melandai, namun masih ada 6 Kelurahan yang masih berada pada zona orange.

Keterangan Plt.Sekretaris Dinkes Kita Bukittinggi dr.Vera Mayasari,Sp.DLP.MM kepada media ini Selasa,(21/09) mengakui, dari 24 Kelurahan yang ada di Kota Bukittinggi, 6 Kelurahan masih zona oranye, karena masih ada kasus positif di Kelurahan tersebut.

Dari 6 Kelurahan yang masih zona oranye itu,2 Kelurahan di Kecamatan Guguak Panjang yaitu Kelurahan Tarok Dipo dengan kasus aktifnya 13 orang,Kelurahan Kayu Kubu, kasus aktifnya 6 orang.

Baca Juga


3 Kelurahan di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan yaitu Kelurahan Pulai Anak Aie,kasus aktifnya 4 orang, Kelurahan Garegeh,kasus aktifnya 4 orang, serta Kelurahan Puhun Tembok dengan kasus aktifnya 6 orang. 1 Kelurahan di Kecamatan ABTB yaitu Kelurahan Saripan,kasus aktifnya 4 orang.

Untuk Zona kuning masih ada 2 Kelurahan di Kecamatan GP, 6 Kelurahan di Kecamatan MKS dan 1 Kelurahan di Kecamatan ABTB. Kelurahan yang berada pada zona kuning itu, karena masih ada 1 atau 2 orang kasus aktifnya, jelas dr Vera ketika ditanya.

Lebih janjut dr.Vera mengatakan, 9 Kelurahan sudah zero (0) kasus aktifnya. Kelurahan yang sudah masuk zona hijau di Kecamatan ABTB yaitu 6 Kelurahan, dan 3 Kelurahan di Kecamatan GP, ungkapnya.

Plt.Sekretsris Dinkes Bukittinggi berharap seluruh Kelurahan yang masih berada pada zona oranye dan kuning untuk meningkatkan pengawasan terhadap warganya yang keluar masuk, karena mereka yang sering keluar masuk berpotensi tertular virus covid, apalagi tidak menerapkan prokes,maka mereka itu sangat berpotensi tertular dan menularkan kepada orang orang terdekat dan di lingkungannya, kata dr.Vera.

" Kira berharap seluruh kelurahan di Kota Bikittinggi sudah 0,0 kasus aktifnya dalam waktu dekat,itu bisa di capai,kalau semua pihak tetap disiplin menerapkan prokes", ungkapnya.

( Yusrizal).

Loading...

Komentar

Berita Terbaru