Ikhtiar Dani Ganti Profesi, Tercetuslah Susu Kurma Dawaniti di Padang Panjang

KULINER-201 hit

DALAM perjalanan hidup, yang paling penting adalah menikmati setiap prosesnya. Itulah yang diterapkan Dani Novia Rialdi (31) yang banting stir dari profesi sebagai Rope Access Technician atau yang dikenal dengan pekerja ketinggian, menjadi pengusaha susu kurma.

Usaha yang dikelola Dani bersama istrinya, Zarwati (30) ini, bernama Minuman Sehat Dawaniti yang beralamatkan di Jl. Abdullah Ahmad No. 1 RT 4 Kelurahan Pasar Usang, Kecamatan Padang Panjang Barat.

Banyak varian yang disediakan di Minuman Sehat Dawaniti ini. Di antaranya Susu Kurma Original, Susu Kurma Choco, Susu Kurma Jahe, Susu Kurma Madu, Susu Madu, Susu Jahe, Susu Madu Jahe, Susu Almond, Susu Madu Almond, dan Susu Kurma Almond.

Alasan Dani beralih profesi dari yang sebelumnya adalah rintangan dan tantangannya yang cukup berbahaya. Selain itu, ia pun juga ingin lebih dekat dengan anak-anaknya, karena jika bekerja di ketinggian, bisa dikatakan ia jarang berada di rumah.

Selain itu, kata Dani mengatakan, zaman sekarang dibutuhkan minuman-minuman yang menyehatkan tubuh. Minuman Sehat Dawaniti merupakan asli dan murni, sesuai dengan jargonnya: jika tidak asli, uang kembali.

Untuk sistem penjualan, Dani mempromosikannya melalui sosial media. Minuman sehat ini bisa dipesan secara online melalui Facebook, Instagram, dan WhatsApp. Dani pun langsung mengantarkan sesuai alamat, dan bisa COD (cash on delivery).

Dani menuturkan, tidak ada yang tidak mungkin. Setiap orang telah diatur urusan rezekinya. Tinggal kita sebagai manusia mau atau tidaknya berusaha mencari rezeki tersebut. "Kita harus ikhlas dan sabar dalam menjalani kehidupan, apalagi di tengah pandemi ini." ujarnya.

Bagi Dani, situasi pandemi Covid-19 bukan alasan bermalas-malasan. Apalagi sebagai pedagang, dirinya tidak hanya menanti pembeli saja. Namun juga berupaya menjemput bola atau lebih kreatif lagi dalam melakukan pemasaran agar dagangannya lebih dikenal.

Dalam melayani pelanggan, Dani tidak lupa untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. "Sebagai pedagang, kita harus selalu save healthy agar pembeli tidak takut untuk membeli apa yang kita jual," ucapnya. (berliana/arifin/dina)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru