Vaksinasi Massal Covid-19 Dilakukan Untuk Pelajar di Dharmasraya

KESEHATAN-438 hit

DHARMASRAYA - Badan Intelijen Negara (BIN) terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 untuk mempercepat capaian jumlah masyarakat tervaksin agar target herd immunity (kekebalan komunal) bisa segera terwujud.

Sebelumnya untuk wilayah Sumbar, Binda Sumbar telah menyelenggarakan vaksinasi di Kabupaten. Padang Pariaman dan Pesisir Selatan, dan untuk hari ini dilaksanakan di Kabupaten Dharmasraya, tepatnya di Nagari IV Koto Pulau Punjung.dan kepada pelajar sekabupeten Dharmasraya yang di gelar di Halaman SMA Negeri 2 Pulau Punjung yang di sakasikan secara vitual oleh Presiden Joko Widodo pada hari senin (13/09/2021) yang di hadiri oleh Forkopinda kabupaten Dharmasraya dan tokoh masyarakat serta kepala sekola tingkat SMP dan SMA sekabupaten dharmasraya

Presiden Jokowi dalam interaksi dengan SMU N 2 Pulau Punjung, mengatakan beliau melihat program vaksinasi massal di sepuluh provinsi.

Baca Juga


"Sebanyak 58 ribu pelajar akan divaksinasi pada hari ini. Dan saya berharap semuanya berjalan lancar, agar anak-anak kita, pelajar-pelajar kita, semuanya tetap sehat, terlindungi dari bahaya covid-19, dan bisa segera melakukan pembelajaran tatap muka. Nanti semuanya setelah divaksin, langsung bisa pembelajaran tatap muka, asal sudah tidak berada di level 4," urai Jokowi.

Sementara itu, Lindrawati, Kepala SMA Negeri 2 Pulau Punjung, dihadapan Presiden Jokowi secara virtual menunjukan semangatnya.

"Alhamdulillah, pada hari ini kegiatan kami vaksinasi massal untuk pelajar dilaksanakan di SMA Negeri 2 Pulau Punjung. Kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini, mudah-mudahan pembelajaran tatap muka bisa dilaksanakan secara normal," lanjut Lindrawati.

Dalam dialog dengan Bupati Dharmasraya, Riska Tuanku Kerajaan, Presiden Jokowi menekankan agar stok vaksin segera disalurkan kepada masyarakat.

"Pak bupati, kalau ada stok vaksin segera habiskan, segera suntikan. Habis minta lagi ke Menkes, kalau Menkes tak kirim lapor ke saya. Kalau sudah divaksin segera pembelajaran tatap muka, terutama SMA/SMK dan SMP," kata Jokowi.

Bupati Kab. Dharmasraya, Riska Tuanku Kerajaan, meyakinkan bahwa stok vaksin di Kab. Dharmasraya masih tersedia.

"Vaksin stoknya ada, Pak Presiden. Alhamdulillah, kita sudah menyelesaikan 35 persen. Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak presiden, vaksinasi kami tersalurkan dengan baik. Presiden juga telah begitu perhatian dengan vaksinasi, insyallah Dharmasraya semakin baik. Terima kasih kepada bapak presiden." Kata Riska Tuanku Kerajaan.

Sementara itu, Kabinda Sumbar, Suwondo R.B mengatakan, kegiatan vaksinasi hari ini berlangsung secara serentak di sepuluh provinsi episentrum Covid-19 diantaranya Sumbar, Sumut, Riau, Sulsel, dll.

"Bapak Presiden meninjau secara virtual pelaksanaan vaksinasi pelajar, untuk di Kab. Dharmasraya dipusatkan di SMA Negeri 2 Pulau Punjung. Selain pelajar, juga dilakukan untuk masyarakat yang dipusatkan di Kantor Wali Nagari IV Koto Pulau Punjung," ungkapnya.

Suwondo R.B lebih lanjut mengatakan, vaksinasi door to door ke masyarakat juga dilakukan dengan cara jemput bola.

"Selain vaksinasi terpusat, kita juga mencari masyarakat atau jemput bola hingga ke ladang-ladang. Jadi para petani atau peladang yang tidak sempat ke kantor Walinagari, kita datangi ke ladang sehingga mereka bisa divaksinasi," urai Suwondo.

Antusiasme pelajar dan masyarakat terpantau sangat tinggi untuk divaksinasi Covid-19 di Kab. Dharmasraya.

"Sesuai petunjuk Kepala BIN, vaksinasi serentak hari ini di sepuluh propinsi episentrum ditargetkan sebanyak 57.500 peserta. Sementara itu, untuk di Dharmasraya hari ini kita targetkan sebanyak 3.027 peserta, terdiri dari 2.527 pelajar dan 500 masyarakat umum. Untuk pelajar dipusatkan di SMU Negeri 2 Pulau Punjung, dimana pelajar dari 28 sekolah yakni SMP, SMU, MTS dan Madrasah Aliyah datang secara bergantian." Lanjut Suwondo.

"Kita mendukung program vaksinasi pemerintah, khususnya himbauan gubernur Sumbar agar vaksinasi Covid-19 digencarkan. Kolaborasi dan sinergitas semua pihak sangat diperlukan untuk kesuksesan dan percepatan vaksinasi di Sumbar," tutup Suwondo.(Eko)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru