Pelaku Usaha Binaan Dekranasda Bukittinggi, Ikuti Kegiatan Identifikasi Calon Peserta Temu Bisnis

PEMERINTAHAN-241 hit

BUKITTINGGI - Sembilan pengrajin/pelaku usaha kerajinan mitra binaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bukittinggi, mengikuti kegiatan identifikasi calon peserta Temu Bisnis ke Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (07/09/2021).

Identifikasi terhadap calon peserta temu bisnis tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Barat.

Wakil Ketua Dekranasda Kota Bukittinggi, Ny. Nurna Eva Karmila Marfendi beserta pengurus Dekranasda Kota Bukittinggi menyambut langsung kedatangan Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Barat, Ny. Hj. Harneli Mahyeldi, yang juga didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Barat, Nazwir,dan rombongan, di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Belakang Balok.

Baca Juga


Ny. Nurna Eva Karmila Marfendi dalam sambutannya harapkan kesembilan produk dari pengrajin/pelaku usaha kerajinan di Kota Bukittinggi tersebut dapat memenuhi kualifikasi untuk menjadi peserta temu bisnis ke Kota Pekanbaru, Riau, yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Sumbar dan Dekranasda Provinsi Sumbar.

Lebih lanjut Ny. Nurna Eva Marfendi mengatakan, Pemko Bukittinggi memberikan komitmen penuh terhadap upaya pengembangan kerajinan daerah Bukittinggi.

Sebagaimana pesan dan harapan Wali Kota Bukittinggi Erman Safar pada pelantikan pengurus Dekranasda Kota Bukittinggi 20 Agustus 2021 lalu, sinergitas yang terbangun antara Pemerintah Kota Bukittinggi dengan Dekranasda Kota Bukittinggi diharapkan dapat memberikan jalan kepada masyarakat Kota Bukittinggi, khususnya para pengrajian/pelaku usaha kerajinan, dalam menggeliatkan perekonomian di Kota Bukittinggi meskipun kondisi perekonomian saat ini masih lesu.

Sementara Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Barat Ny. Hj. Harneli Mahyeldi menjelaskan, Bukittinggi telah dikenal sebagai salah satu daerah penghasil produk-produk kerajinan di Sumatera Barat.

Untuk itu, Ia berharap produk-produk kerajinan dari Bukittinggi semakin dikenal luas, tidak saja di Nusantara, namun hingga mancanegara, harapnya.

Lebih lanjut, Ny. Harneli Mahyeldi mengatakan, tidak memungkiri, omset para pengrajin ataupun pelaku usaha kerajinan selama pandemi Covid 19 mengalami penurunan karena masyarakat lebih mengutamakan pengeluaran untuk pemenuhan kebutuhan pokok.

Namun, Ia optimis, dengan sinergitas yang terjalin antara pihak-pihak terkait, situasi tersebut dapat dilalui. Ia juga menambahkan, terhimpunnya para pengrajin/pelaku usaha kerajinan dalam wadah koperasi di kabupaten/kota di Sumatera Barat merupakan salah satu upaya penguatan yang bisa dilakukan bagi industri kerajinan itu sendiri, disamping juga akan memudahkan pembinaan oleh dinas terkait di Pemerintah Provinsi.

Sementara itu, Sekretaris Dekranasda Kota Bukittinggi. Tati Yasmarni, yang juga Kepala Dinas P3APPKB, jelaskan, kesembilan pengrajin/pelaku usaha kerajinan Kota Bukittinggi yang mengikuti kegiatan hari ini, selain mengikuti identifikasi calon peserta untuk temu bisnis ke Kota Pekanbaru, juga dmaksudkan untuk identifikasi produk yang akan diikutkan pada pameran diberbagai event berskala Nasional tahun 2022 nanti.

Berikut sembilan pengrajin/pelaku usaha kerajinan Bukittinggi yang mengikuti identifikasi tersebut: Ambun Suri, Putri Ayu Aneka Sulam, Batiak Bukittinggi, Batiak Chintia, Asli Sandal, Eni Desain, Batik Jingga, Singkuan, dan Krisandina, ungkapnya.

( Yus)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru