Dinkes Bukittinggi Kejar Kembali Kegiatan Yang Tertunda Karena Fokus Penanganan Covid-19

KESEHATAN-373 hit

BUKITTINGGI - Karena fokus pada penanganan covid-19 hampir dua tahun,membuat beberapa kegiatan pada Dinas Kesehatan Kota Bukuttinggi menjadi tertunda.

Untuk itu, sejumlah kegiatan yang tertunda itu akan dikejar kembali,karena perkembangan jasus covid-19 di Bukittinggi semakin melandai, ujar Plt.Kepala Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi Erwin Umar dalam pertemuan silaturahmi dengan sejumlah awak media yang tergabung dalam PWI Bukittinggi di Sekretariat PWI Bukittinggi Belajang Balok, selasa ( 07/09/2021), sore.

Menurut Erwin Umar, secara legalitas formal Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi tidak menghadapi persoalan dalam penanggulangan covid-19 karena dari segi Sumber Daya Manusia ( SDM ) kita cukup.

Baca Juga


Dikatakannnya, Sampai saat ini kita pantau semuanya persediaan dan anggaran dalam penanganan covid-19 tidak ada persoalan. Namun selama hampir dua tahun ini, ada program program yang terhenti guna menghindari kerumunan yang bersentuhan dengan masyarakat seperti kegiatan Posyandu dan pemberian gizi kepada lansia.

Menurut,Erwin Umar program yang tertinggal seperti program stunting anak yang lahir kekurang gizi dan penyakit menular lainnya bulan depan akan kita kejar kembali.sehingga program yang telah tersusun bisa dilaksanakan kembali, katanya.

"Khusun penaggulangan covid-19, Pemerintah Pusat melalui Surat Edaran Kemenkes RI, 70% persen dari 126.463 jiwa penduduk Bukittinggi

harus di vaksinasi covid 19 dan sampai hari ini sudah mencapai 40 persen baik vaksi dosis pertama dan kedua" ujar Erwin Umar.

Sementara vaksin untuk tenaga kesehatan sasaran kita 2.142 orang tapi realisasi dilapangan 2.507 orang atau melebihi dari target yang diberikan pemerintah, sedangkan untuk pejabat publik yang sudah kita vaksin 12.136 orang melebihi dari target hanya 8.021 orang.

"Vaksinasi untuk lansia yang kita tagetkan 9.352 orang baru 1.073 orang yang tervaksin atau 11.47 persen,sedangkan masyarakat umum jumlah sasaran untuk di vaksin 53420 orang, realisasinya baru 14.086 orang atau 22.21 persen, vaksin pelajar target kita 12 ribu lebih sudah di vaksin 6.007.orang atau sudah 50 persen" Rinci Erwin umar.

Menurut Erwin Umar untuk pencapain target vaksinasi bagi pelajar akan mendatangi sekolah melalui Puskesmas dan RSUD sedangkan bagi lansia pihaknya akan mendatangi rumah kerumah untuk divaksin.

" Meski kondisi covid saat ini sudah melandai di Bukittinggi tentu kita tetap waspada dan mematuhi prokes dengan disiplin dan kita selalu memperbanyak menerapkan program 3T Traking.Traikmen dan Testing)."kata Erwin Umar.

( Yusrizal)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru