Tim PKM UNP Dampingi MGMP Fisika SMA Kabupaten Sijunjung Membuat Program Resitasi Interaktif

PENDIDIKAN-412 hit

SIJUNJUNG - Learning From Home (Pembelajaran dari rumah) dengan pembelajaran online merupakan sebuah tantangan besar bagi guru maupun siswa. Keduanya harus bersiap diri dalam merespon dengan sikap dan tindakan sekaligus selalu belajar hal-hal baru, seperti menguasai penggunaan berbagai aplikasi pembelajaran. Penugasan yang sering diterapkan oleh guru sebagai pilihan metode di masa learning from home ini, kurang optimal dilakukan oleh guru. Pemberian feedback secara interaktif terhadap jawaban tugas siswa masih sangat jarang dilakukan.

Menghadapi tantangan ini, Tim Dosen Universitas Negeri Padang dibawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) turun langsung ke sekolah, untuk melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM). Program yang dilakukan adalah memberikan pendampingan langsung kepada guru-guru Fisika yang tergabung dalam Majelis Guru Mata Pelajaran (MGMP) kabupaten Sijunjung.

Peserta dari kegiatan ini berjumlah 20 orang guru Fisika se Kabupaten Sijunjung. Kegiatan pendampingan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan lanjutan bagi guru untuk mengembangkan dan menerapkan inovasi pembelajaran sesuai dengan kondisi lapangan, seperti program resitasi interaktif. Program ini dikembangkan sebagai usaha untuk meremediasi kesalahan konsep siswa selama learning from home.

Tim PKM yang diketuai oleh Putri Dwi Sundari, S.Pd, M.Pd (Pendidikan Fisika) bersama anggota Wahyuni Satria Dewi, S.Pd, M.Pd (Pendidikan Fisika) dan Defrizal Saputra, S.Ds, M.Sn (Desain Komunikasi Visual) dalam riset sebelumnya telah mengembangkan program resitasi interaktif ini di tahun 2020, dan menghasilkan produk luaran riset yang sudah valid, praktis dan efektif. Di tahun ini, tim mencoba memberikan pendampingan secara langsung kepada guru-guru Fisika dalam pengembangan program ini.

Putri Dwi Sundari dalam sambutannya mengatakan bahwa program resitasi yang dikembangkan sebagai bentuk lain dari penugasan yang disertai dengan pemberian corrective feedback di tiap opsi jawaban soal, sehingga siswa dapat mengetahui kesalahannya dan sebagai penguatan.

"Soal-soal yang dikemas dalam program resitasi ini adalah soal-soal konseptual dengan format representasi yang berbeda-beda," katanya, Rabu (8/9/2021).

Putri juga menyebutkan, pelaksanaan kegiatan pendampingan ini mengikuti suasana darurat Covid-19, di mana kegiatan harus dilakukan secara mix antara online dan tatap muka. Pemberian materi dan tanya jawab dengan topik miskonsepsi, media dan evaluasi dalam pembelajaran fisika dilakukan online melalui zoom meeting, dengan menghadirkan beberapa orang narasumber terkait topik tersebut.

"Sedangkan pendampingan pengembangan program resitasi interaktif dilakukan secara langsung di SMAN 9 Sijunjung," tambahnya.

Kegiatan PKM ini dapat terlaksana dengan baik karena adanya kerjasama dan komunikasi yang baik antara tim dengan ketua MGMP Fisika Kab. Sijunjung Mimid Sujana, S.Pd, M.Kom. Turut hadir dan memberikan sambutan dalam kegiatan ini Kepala SMAN 9 Sijunjung Syafruddin, S.Pd, M.M, Pengawas Pembimbing Mapel Fisika Kab. Sijunjung Media Syafyanti, S.Pd, M.Eng, dan sekaligus membuka acara Kasi SMA CABDIN Wil V Elvanis Rozalinda, S.P, M.Si.

Dalam sambutan Ketua MGMP Kab. Sijunjung mengatakan, dengan adanya kegiatan PKM ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan program resitasi terutama untuk meremediasi kesalahan konsep siswa selama learning from home.

"Sebagai hasil akhir dari pendampingan ini tidak hanya peningkatan penahaman guru terhadap pengembangan program resitasi (penugasan), tetapi juga dihasilkan guru Fisika yang terampil mengembangkan program resitasi interaktif untuk menunjang pembelajaran Fisika di sekolah," ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, terlihat peserta pendampingan sangat serius dan bersemangat mengikuti kegiatan dan lebih siap menghadapi tantangan learning from home. (Je)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru