Mustahiq Terdampak PPKM di Bukittinggi Terima Bantuan dari Baznas

EKONOMI-729 hit

BUKITTINGGI - Setidaknya, 400 Kartu Keluarga (KK) warga Bukittinggi sesuai dengan hasnaf delapan, menerima bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) masing-masing Rp 500.000-.

Bantuan dari Muzakki untuk 400 KK Mustahiq yang terdampak dari pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Bukittinggi itu diserahkan secara simbolis oleh Walikota (Wako) Bukittinggi Erman Safar di Balairung Rumah Dinas Wako Belakang Balok, Rabu (01/09/2021).

"Penyaluran bantuan itu, kerja sama Baznas dengan Pemerintah Kota Bukittinggi, dibantu Baznas Provinsi," ujar Ketua Baznas Bukittinggi, Masdiwar, didampingi Kepala Pelaksana, M. Defrisal.

Baca Juga


Dikatakannya, akibat pandemi Covid-19 masih melanda Bukittinggi, membuat Pemerintah menerapkan PPKM. Dari kebijakan penerapan PPKM itu, berdampak negatif terhadap perekonomian sebagian besar masyarakat.

"Untuk itu, kami dari Baznas Bukittinggi dibantu penuh Baznas Provinsi Sumatera Barat, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bukittinggi menyalurkan bantuan sebesar Rp 500.000 per KK untuk 400 KK, sesuai asnaf yang delapan," jelas ketua Baznas Bukittinggi.

Sementara Subhan mewakili Ketua Baznas Sumatera Barat (Sumbar) mengatakan, Baznas Sumbar merasa terpanggil untuk membantu Kota Bukittinggi. Untuk itu, didistribusikan bantuan dari muzakki untuk 400 mustahiq di Kota Bukittinggi.

"Kami dari Baznas Pusat, Provinsi, dan juga Baznas Kota Bukittinggi merasa bertanggung jawab untuk membantu masyarakat yang masuk dalam asnaf 8 khususnya yang terdampak dari PPKM. Semoga bermanfaat, dan berkah bagi para muzakki," ujar Subhan.

Wako Bukittinggi, Erman Safar, pada kesempatan itu mengatakan mengapresiasi atas bantuan yang diupayakan oleh Baznas Bukittinggi, dan Sumbar. Bantuan ini jelas sangat dibutuhkan masyarakat, terutama masyarakat yang tergolong ekonomi lemah yang terdampak PPKM.

Dikatakannya, Sehubungan dengan menurunnya perekonomian masyarakat akibat keterbatasan ruang gerak untuk berusaha karena terdampak kebijakan PPKM, maka saya selaku kepala daerah, tidak tinggal diam memikirkan ini. Sehingga dana cadangan Pemerintah saja diturunkan semuanya untuk membantu masyarakat kita yang terdampak PPKM.

"Melihat kondisi dana yang tersedia dengan jumlah bantuan yang akan disalurkan tidak seimbang, maka saya berusaha untuk menghubungi pihak lain, diantaranya Baznas Provinsi Sumatera Barat. Alhamdulillah Baznas bersedia membantu Kota Bukittinggi sebanyak Rp 200 juta untuk 400 KK, sesuai asnaf yang delapan. Terima kasih kepada Baznas Sumbar dan juga Bukittinggi," ungkap Erman Safar.

Untuk itu, Wako Erman Safar mengharapkan kepada mustahiq yang menerima bantuan dapat memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Jangan sampai dibelikan kepada hal yang kurang penting. Sehingga kebutuhan utama sehari-hari dapat dipenuhi," kata Erman Safar mengingatkan. (Yus/ Yusrizal)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru