10 Kepala Madrasah di Kemenag Solsel, Besok Dinilai Tim PKKM

PENDIDIKAN-511 hit

Padang Aro - Mulai besok, sebanyak 10 orang kepala Madrasah dilingkungan Kemenag Solok Selatan bakal di nilai oleh tim penilai Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) untuk kriteria masa dinas empat tahun keatas.

" Besok tim penilaian PKKM dibawa koordinator Dr. Jhon Of Riezal One dari Kanwil Kemenag Provinsi Sumbar akan menilai 10 orang kepala madrasah di Solok Selatan, " kata Kasi Pendis Kemenag Solsel, H. Mahadolog. R usai melaksanakan rapat persiapan penilaian aula Kemenag Solsel, Senin (30/8/2021).

Adapun kepala madrasah yang akan dinilai mulai besok (Selasa-ref) hingga empat hari berikutnya antara lain, satu orang kepala MAN, Enam orang kepala MTs. Negeri dan tiga orang kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN).

Anggota tim penilai kinerja kepala madrasah itu diantaranya Kasi Pendis Kemenag Solsel, Pengawas Madrasah dan Komite masing-masing madrasah, " kata Mahadolog. R

Tim penilaian nanti, menurut Mahadolog, akan terbagi lima kriteria penilaian, antara lain Kompetensi Kepala Madrasah. Mulai dari kepribadian hingga cara kepala madrasah memimpin. Berikutnya yang dinilai adalah manajerial kepemimpinan kepala madrasah, kewirausahaan kepala madrasah serta supervisi dan sosial kepala madrasah.

Semoga pelaksanaan penilaian nanti, akan membawa nama baik kepala madrasah se-Solsel. Artinya, yang dinilai nanti tentu akan dapat menjadi duta Solsel untuk penilaian tingkat yang lebih tinggi.

Selain itu, para kepala madrasah yang dinilai, hendaknya dapat mengevaluasi hasil penilaian nanti untuk kemajuan madrasah kedepannya.

Dimana sesuai dengan tujuan penilaian, maka akan terjaring informasi untuk bahan pengambilan keputusan dalam penetapan efektif atau kurang efektifnya kinerja kepala madrasah. Berikut akan terwujud efisiensi dan efektivitas kinerja kepala madrasah, serta akan terhimpun informasi sebagai bahan untuk pengembangan keprofesian berkelanjutan.

Selanjutnya akan terwujud keterjaminan objektivitas pembinaan kepala madrasah melalui sistem pengukuran dan pemetaan kinerja kepala madrasah, dan tersedianya informasi sebagai dasar dalam sistem peningkatan promosi dan karier kepala madrasah serta bentuk penghargaan lainnya dan terakhir juga untuk menentukan nilai kinerja kepala madrasah sebagai dasar untuk penetapan angka kredit dan pengembangan keprofesian berkelanjutan," jelas Mahadolog.

" Saat ini, Madrasah di Solsel sudah mempu mewujudkan kuantitas madrasah, mulai dari jumlah madrasah yang sudah bertambah di Solsel hingga jumlah siswa madrasah yang semangkin meningkat setiap tahunnya, " tambah Mahadolog.

Kedepan, tentu sesuai dengan tahapannya, madrasah di Solsel akan siap untuk bersaing dengan jajaran pendidikan lainnya di bidang kualitas. Sehingga akan terwujud ' Madrasah Mandiri dan Berorestasi', " ungkapnya. AA

Loading...

Komentar

Berita Terbaru