Satu Kelurahan di Payakumbuh Masuk Zona Merah Penyebaran Virus Covid-19

KESEHATAN-358 hit

PAYAKUMBUH - Masih longgarnya pelaksanaan PPKM di Kota Payakumbuh berakibat pada peningkatan warga kota gelamai itu terpapar virus Covid-19 setiap hari.

Dua minggu terakhir , peningkatan kasus baru dan meninggal dunia di Kota Payakumbuh mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

Menurut Kadis Kesehayan Kota Payakumbuh dr.Bakhrizal mengatakan, Sampai hari ini data untuk kota Payakumbuh didapati sebanyak 131 orang isolasi mandiri dirumah dan 20 orang dirawat di rumah sakit.

Baca Juga


"Hari ini yang dinyatakan bebas isolasi lebih banyak dari penambahan kasus yaitu 12 orang, mudah-mudahan situasi ini kembali membaik" kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal kepada media, Sabtu (28/08).

Dikatakannya, penambahan kasus hari ini merupakan tracing yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh beberapa hari yang lalu kepada riwayat kontak masyarakat yang dinyatakan positif, dan hasil swabnya baru keluar Sabtu,(28/08),katanya.

Kadinkes juga mengimbau kepada masyarakat Payakumbuh yang melakukan aktifitas di luar Kota Payakumbuh apalagi dizona merah agar selalu berhati-hati dan selalu melindungi diri demi orang yang disayang.

"Jangan sampai kita menjadi sumber penyakit bagi sanak famili kita, apalagi saat ini rumah sakit sudah hampir tidak mampu lagi menampung pasien karena tingginya kasus," ucapnya.

Selain itu Kadinkes Payakumbuh menginformasikan untuk zona merah tinggal satu kelurahan yaitu Kelurahan Limbukan sedangkan yang zona hijau hanya enam kelurahan sisanya masih zona kuning dan oranye.

"Mudah-mudahan tidak ada lagi kelurahan kita yang zona merah, dan kasus aktif kita kembali turun" harapnya

dr. Bakhrizal mengimbau dan mengingatkan masyarakat agar tetap dan selalu menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga 6 M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas dan melaksanakan vaksinasi).

"Covid-19 belum berakhir, hari ini bertambah lagi yang terkonfirmasi positif, tetap waspada, dan terus terapkan protokol kesehatan," katanya.

Sementara Wako Payakumbuh mengatakan ,angka terkonfirmasi positif sampai saat ini mencapai 151 orang dan yang meninggal dunia sudah 51 orang.

Wali Kota Riza Falepi kepada media, Minggu (29/8), menyebutkan, saat ini di Kota Payakumbuh masih terdapat satu daerah yang berstatus zona merah Covid-19, yakni kelurahan Limbukan.

"Kelurahan Limbukan termasuk di dalamnya Perumnas Kubang Gajah yang menjadi contoh penanganan Covid-19 di Kota Payakumbuh. Bahkan menjadi perwakilan kampung tangguh ke tingkat provinsi. Namun kondisinya saat ini menjadi terbalik, Limbukan yang di dalamnya termasuk Perumnas Kubang Gajah bahkan satu-satunya zona merah, ujar Riza.

"Kita tidak menyalahkan siapa-siapa, tapi demikianlah hakekatnya pandemi, siapa saja bisa kena dan kita harus tetap waspada dengan memakai aturan 5M. Pandemi sangat berpeluang bagi setiap orang kena minimal agak sekali dan untuk itu sangat perlu vaksinasi agar ketika kena tidak terlalu parah. Jangan sampai kena badai sitokin seperti pak NA, sehingga bisa berakibat kematian."

Riza meminta masyarakatnya untuk tetap patuh dengan protokol kesehatan, dirinya berharap agar kondisi di Limbukan termasuk perumnas Kubang Gajah dijadikan sebagai pelajaran, bahwa disaat kita abai atau orang lain abai terhadap kita dengan tidak ikut prokes maka yang sudah baikpun tidak akan bertahan dari paparan Covid-19.

Lebih lanjut Riza juga menyadari bahwa tidak mungkin 100 persen kita negatif covid di saat pandemi ini, namun vaksinasi jauh lebih memperkuat daya tahan tubuh kita.

Untuk itu Riza berharap " marilah kita semua mau divaksin agar payakumbuh cepat mencapai herd imunity. Setiap hari ada jadwal vaksinasi yang dikeluarkan puskesmas, Silahkan bertanya ke puskesmas", harapnya.

Pak walikota tentu juga berharap dan berdoa semoga pandemi covid cepat berlalu dan kita kembali beraktivitas normal, ungkapnya.

( Yus/Yusrizal)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru