Meledak Angka Positif Covid-19 di Kelurahan Tarok Dipo Bukittinggi

KESEHATAN-817 hit

BUKITTINGGI - Penambahan kasus positif baru terpapar Covid-19 di Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), cukup signifikan, Jumat (13/08/2021). Tercatat yaitu mencapai 12 orang, 1 orang diantaranya dirawat. Selain itu, juga tercatat satu orang yang meninggal, dan 4 orang sembuh atau selesai isolasi.

Pusat data penanggulangan Covid-19 Dinas Kesehatan Kota (DKK) Kota Bukittinggi mencatat, warga di Kelurahan Tarok Dipo sampai saat ini kasus aktifnya masih ada 78 orang. Hal ini merupakan terbanyak di Kecamatan Guguak Panjang kasus aktif positif terpapar Covid-19, bahkan di Kota Bukittinggi. Sampai saat ini, kasus aktif positif terpapar Covid-19 berada di Kelurahan Tarok Dipo ini.

Sekrtaris Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi dr. Vera Mayasari yang dihubungi media ini membenarkan data tersebut.

Baca Juga


"Bahkan akumulasi kasus aktif positif Covid-19 warga Kecamatan Guguak Panjang sampai saat ini ada 190 orang," katanya.

Menurut dr. Vera, dari 190 orang kasus aktif positif terpapaar Covid-19 di Kecamatan Guguak Panjang, tersebar paling banyak di Kelurahan Tarok Dipo 78 orang, disusul di Kelurahan Pakan Kurai 39 orang, di Kelurahan Aur Tajungkang Tangah Sawah 27 orang, di Kelurahan Bukut Apit Puhun 24 orang, di Kelurahan Kayu Kubu 13 orang, di Kelurahan Benteng Pasa Ateh 6 orang, dan paling sedikit di Kelurahan Bukik Cangang Kayu Ramang.

Melihat data ini, seluruh Kelurahan yang ada di Kecamatan Guguak Panjang (7 Kelurahan) tidak ada yang zero kasus aktif positif Covid-19.

Untuk itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Bukittinggi selalu mengimbau warga Kota Bukittinggi umumnya, khususnya Warga di Kelurahan yang tertinggi kasus aktif positif Covid-19 untuk selalu waspada terhadap penyebaran Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Jangan sampai lengah dalam menerapkan 6M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, dan mengikuti vaksinasi Covid-19 secara lengkap, dosis 1, dan 2), imbaunya.

Selain itu dr. Vera juga mengingatkan warga Bukittinggi untuk tidak takut atau malu mengakui pernah kontak erat dengan pasien positif terpapar Covid-19. kejujuran dari warga kepada petugas saat dilakukan tracing terhadap riwayat kontak terhadap pasien positif Covid-19 sangat menentukan keberhasilan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

Diimbau warga masyarakat untuk pro aktif dengan melaporkan diri ke petugas bila pernah kontak dengan pasien positif Covid-19 untuk di swab, agar cepat diketahui.

"Kita juga tertular atau tidak. Bila kita sembunyikan atau acuh tak acuh, maka penyebaran Covid-19 ini, akan semakin tidak terkendali," ingatnya. (Yus)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru