Karena Mengabaikan Prokes, 51 Warga Bukittinggi Positif Terpapar Covid-19

KESEHATAN-241 hit

BUKITTINGGI - Diduga karena masih banyak warga yang mengabaikan protokol kesehatan (prokes) membuat 51 Warga Kota Bukittinggi positif terpapar Covid-19, Kamis (05/08).

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi dr. Vera Mayasari mengatakan, penambahan kasus baru 51 orang itu tersebar di Kecamatan Guguak Panjang (GP) 12 orang, di Kecamatan Mandiangin Koto Salayan (MKS) 23 orang, dan di Kecamatan Aur Birugo tigo Baleh (ABTB) 16 orang.

"Disamping terjadi penambahan 51 orang kasus baru positif Covid-19, juga terjadi penambahan angka kesembuhan atau selesai isolasi sebanyak 25 orang, dan meninggal 1 orang," katanya kepada media ini, Jumat (06/08).

Baca Juga


Dikatakan dr. Vera, total kasus positif Covid-19 di Kota Bukittinggi sejak Maret 2020 sampai saat ini telah mencapai 3552 orang, dengan rincian dirawat 39 orang, isolasi mandiri 663 orang, sembuh atau selesai isolasi 2777 orang, dan meninggal dunia 73 orang.

Swab PCR di Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi pada Maret 2020 sampai Februari 2021 sebanyak 8496 Sample. Swab PCR di Puskesmas dari Maret 2021 sampai Juli 2021 sebanyak 6413 sampel, terkonfirmasi positif Covid-19 1109 orang.

Sementara Suspect Swab PCR hari ini yg dikirim ke Laboratorium Baso/Padang adalah 133 orang, dari PKM NS 64 orang, dan PKM GB 69 orang.

Lebih lanjut dr. Vera mengatakan, saat ini Bukittinggi tengah memberlakukan PPKM level 3, sampai 9 Agustus 2021 mendatang. Tujuannya untuk menekan angka penyebaran Covid19. Untuk itu, masyarakat betul-betul disiplin mematuhi protokol kesehatan dengan nenerapkan 6M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, dan mengikuti vaksinasi Covid-19).

"Khusus untuk vaksinasi Covid-19 ini, pemerintah telah menyiapkan vaksinnya karena mendapatkan vaksin itu hak dari masyarakat. Maka datangilah Pusat Pelayanan Kesehatan (Puskesmas) yang ada di Bukittinggi untuk mendapatkan vaksin gratis. Cukup membawa KK dan E-KTP," ungkapnya.

"Terhadap vaksin itu, tidak perlu diragukan. Tujuannya adalah untuk keselamatan kita semua, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dari serangan Covid-19," jelasnya. (Yus)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru