Bantuan Sosial Tunai Kepada Masyarakat Terdampak PPKM di Pessel Mulai Disalurkan

EKONOMI-233 hit

PAINAN - Penyaluran dana Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kantor Pos seluruh kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan harus mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Hal itu disampaikan Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Rusma Yul Anwar, Kamis (29/7).

Dikatakan, mulai hari ini, Kamis (29/7) Kementerian Sosial (Kemensos) RI melakukan penyaluran dana BST kepada masyarakat miskin yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) melalui Kantor Pos.

"Setiap KK mendapat bantuan dana BST dari Kemensos RI sebesar Rp 600 ribu. Dana itu dipergunakan untuk biaya kebutuhan hidup masyarakat penerima manfaat, bukan untuk hal-hal negatif seperti untuk membeli rokok," ingat bupati.

Baca Juga


Disebutkan bupati, kebijakan pemerintah yang kembali menerapkan PPKM dalam rangka menekan laju penularan Covid-19 berdampak terhadap masyarakat miskin.

Terkait hal itu, maka pemerintah menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa beras 10 kg per KK dan dana BST Rp 600 ribu per KK. Diharapkan bantuan itu dapat meringankan beban ekonomi masyarakat miskin, ucapnya.

"Saya berharap, penyaluran dana BST di Kantor Pos jangan sampai menimbulkan kerumunan, dan menerapkan protokol kesehatan. Kemudian, penyaluran BST itu jangan menjadi klaster baru penularan Covid-19," katanya.

Bupati menambahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan tetap fokus melakukan penanganan Covid-19. Langkah yang dilakukan antara lain, operasi yustisi, sosialisasi, percepatan vaksinasi Covid-19, dan lainnya.

"Kita serius melakukan penanganan Covid-19. Tentu kita juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak supaya penanganan Covid-19 dapat berjalan sebagaimana mestinya," harap bupati. (RND/Je)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru