Sosialisasikan Hasil Pendataan Keluarga, BKKBN Bantu 150 Paket Sembako di Sawahlunto

KESEHATAN-252 hit

SAWAHLUNTO - Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Barat berhasil menyedot perhatian saat menggelar acara Sosialisasi Pendataan Keluarga tahun 2021 yang diikuti 150 undangan terdiri dari berbagai kalangan dan tokoh masyarakat. Turut menempel dalam kegiatan itu Anggota Komisi IX DPR RI asal Partai Golkar H.Darusl Siska sebagai mitra BKKBN di Komisi IX. Acara itu berlangsung di Puskesmas Kampung Teleng, Kelurahan Pasar, Sawahlunto, dua hari lalu (23/7).

Kegiatan tersebut merupakan program aktifitas lima tahunan BKKBN untuk memperoleh data keluarga Indonesia sesuai dengan Undang Undang 52 Tahun 2009 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga diperkuat dengan PP No.87 tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Berencana, dan Sistim Informasi Keluarga (SIK).

Sejalan dengan kegiatan tersebut, BKKBN turut menyerahkan bantuan 150 paket sembako berisi beras, minyak goreng, dan lainnya plus pengganti uang transport Rp 75 ribu per kepala yang dikelola sebuah event organizer (EO). Disaat bersamaan Pemko Sawahlunto melalui Dinas Kesehatan memanfatkan iven dengan melakukan vaksinasi COVID-19 terhadap peserta.

Baca Juga


"Untuk mendukung penyelenggaraan perkembangan Program Kependudukan Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga (BKKBPK) diperlukan data dan informasi keluarga yang dikelola dalam sistim informasi keluarga (SIGA). Alhamdulillah kegiatan ini berjalan baik di Kota Sawahlunto yang gerakannya dimulai Mei 2021 silam dan berhasil mengumpulkan data 100 persen dari 15 ribu Kepala Keluarga." ungkap Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar diwakili Drs.Budi Mulia, M.Si saat diwawancarai beritaminang.com dilokasi acara.

Budi Mulia mengemukakan, data yang memiliki 5 kumpulan indikator pendataannya dilakukan para kader BKKBN dari rumah kerumah dengan menggunakan smart phone. Indikator tersebut diantaranya soal demografi, indikator Keluarga Berencana dan indikator pembangunan keluarga. Diharapkan dengan ini akan didapatkan jumlah data tentang demografi di Kota Sawahlunto sesuai umur. Sedangkan kegiatan ini merupakan bentuk kemitraan BKKBN dengan Komisi IX DPR RI dalam rangka pendataan keluarga.

H.Darus Siska , Anggota DPR RI Komisi IX asar Parti Golongan Karya dapil I Sumbar mengomentari bahwa, kegiatan tersebut diselenggarakan BKKBN sebagai mitra Komisi IX DPR RI. Karena acara ini banyak melibatkan masyarakat, maka dapat diintegrasikan dengan kegiatan vaksinasi COVID-19, sebab masih banyak jumlah masyarakat Sumatera Barat yang belum divaksinasi bahkan angkanya cukup rendah.

Darul mengemukakan, selaku wakil rakyat yang duduk di Komisi IX DPR RI pihaknya hanya membantu mitra komisinya BKKBN melakukan program kegiatan pendataan pembangun keluarga dan Keluarga Berencana dalam memperoleh data yang akurat sebagai masukan dan pembahasan di komisi nanti. Sejalan dengan itu, karena Sawahlunto masih minim angka masyarakat yang divaksinasi, maka 150 peserta kegiatan sekaligus dilakukan vaksinasi.

"Anggaran yang digunakan untuk kegiatan dan bantuan itu bukan dari saya melainkan BKKBN sebagai mitra Komisi IX. Kami hanya menyalurkan informasi sesuai aspirasi masyarakat untuk dibahas di DPR RI. Sebagai contoh, bagaimana mengkomunikasikan ke Pemerintah Pusat agar menambah jumlah vaksin yang kini mulai menipis di Sumatera Barat. Suara-suara ini dikomunikasikan juga mitra lainnya seperti Kementerian Kesehatan, Bio Farma serta beberapa pihak terkait lainnya agar masalah kekurangan vaksin di Sumatera Barat dapat diatasi." beber Darul Siska, sembari mengapresiasi tenaga kesehatan sebagai vaksinator yang mau bekerja disaat hari libur,

Walikota Sawahlunto Deri Asta ditempat yang sama kepada Rakyat Sumbar mengakui jumlah warga yang sudah divaksinasi COVID-19 masih minim. Menurut dia baru sekitar hanya 18,46 persen atau diperkirakan sesuai laporan Dinas Kesehatan sudah mencapai 10 ribuan dan akan bertambah setelah melihat antusiasme masyarakat yang ingin memperoleh suntikan vaksin dipekan-pekan mendatang karena Sawahlunto sudah menargetkan sekitar 51 ribu masyarakat sudah di vaksin.

"Dalam kesempatan ini saya mengajak masyarakat untuk ikut dalam program vaksinasi guna menutup pintu penularan COVID-19, dengan mengikuti vaksinasi herd imunity akan bertambah kuat melawan pandemi yang belum tentu kapan berakhirnya jika tidak diikuti dengan vaksinasi." tutur Deri Asta sambil mengingatkan masyakarat disiplin menerapkan protokol kesehartan. (Iyos)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru