Pemkab Tanah Datar Bolehkan Masyarakat Salat Idul Adha di Masjid dan Lapangan

PEMERINTAHAN-1054 hit

BATUSANGKAR - Masyarakat di Kabupaten Tanah Datar bisa mengikuti Salat Idul Adha 1442 H yang jatuh pada hari Selasa, 20 Juli 2021 di masjid/mushola, dan lapangan.Hal ini disampaikan Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Tanah Datar, H. Afrizon, S.Ag., di ruang kerjanya, Senin (19/7/2021).

Menurutnya, kebijakan ini sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Nomor 16/ED/GSB-2021 tentang Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Sumbar, dan Maklumat, Taujihat, dan Taushiyah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumbar Nomor 003/MUI-SB/VII/2021 tanggal 12 Juli 2021.

H. Afrizon menerangkan, ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi oleh masyarakat dan penyelengara Salat Idul Adha. Sesuai maklumat MUI Sumbar tersebut, di antaranya, pelaksanaan Salat Idul Adha harus menerapkan protokol kesehatan yang diperketat. Pelaksanaan salat dan khutbah ditunaikan secara iqtishad (sederhana) dengan membaca ayat-ayat pendek serta meringkaskan khutbah agar masyarakat tidak berlama-lama di lokasi sholat.

Baca Juga


Selain itu sebut H. Afrizon, kepada Pengurus masjid musalla/surau ataupun panitia penyelenggara agar membentuk tim relawan yang bertugas untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 serta menyediakan masker sebagai antisipasi jika ada jamaah yang terlupa membawa masker.

Masyarakat juga diharapkan Salat Idul Adha di lingkungan sendiri, sehingga tidak berbaur dengan masyarakat luar atau orang yang tidak saling mengenal. Perihal pembagian daging Qurban yang dikhawatirkan akan menimbulkan kerumunan, Afrizon menyampaikan panitia Qurban diharapkan dapat membagikan dengan mengantarkan langsung daging tersebut kepada penerima, namun jika tidak memungkinkan pembagian daging dapat dilakukan dengan pembagian jadwal sehingga masyarakat dapat datang secara bergantian.

MUI Sumbar juga mengimbau umat Islam agar ber-Idul Adha dengan kesederhanaan dan menghindari pemborosan. Masyarakat mengutamakan untuk membelanjakan harta pada hal-hal berdampak kepada bergeraknya roda perekonomian masyarakat bawah serta lebih menonjolkan gerakan ekonomi kemandirian dalam bingkai keummatan dan kebangsaan. (Irfan)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru