Duel Tiger Kontra Scoopy, Tiga Nyawa Melayang di Jalanan Koto Baru Dharmasraya

PERISTIWA-3927 hit

DHARMASRAYA - Laga kambing terjadi antara dua sepeda motor di Jalan Raya Lama Jorong Seberang Piruko Timur, Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu kemaren (17/07/2021). Akibatnya, tiga nyawa melayang yang terdiri dari 2 orang pelajar dan mahasiswa, dan 1 Ibu Rumah Tangga (IRT) pengendara sepeda motor tersebut. Kasusnya saat ini dalam penyelidikan Satuan Lalu lintas Polres Dharmasraya.

Kapolres Dharmasraya AKBP Anggun Cahyono, S.I.K., melalui Kasat Lantas Polres Dharmasraya IPTU Feri Yuzaldi, S.H., saat dihubungi pada hari Minggu (18/07/2021) di daerah Gunung Medan mengatakan, pihaknya kini masih mendalami kasus ini.

Disebutkannya, kecalakan maut itu terjadi akibat takbrakan sesama sepada motor jenis Honda Tiger dengan Honda Scoopy. Parahnya, kedua sepeda motor tak mengantongi Nomor Polisi (BA).

Baca Juga


Ketika mendapat laporan, polisi segera ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan sekaligus ke Pukesmas Koto Baru. 2 orang pelajar dan mahasiswa, dan 1 IRT yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan meninggal dunia itu masing-masing bernama Hafiz , berumur 17 tahun, pelajar, adalah pengendara sepeda motor jenis Honda Tiger, beralamat di Jorong Sungai Lancar, Nagari Koto Salak, Kecamatan Koto Salak, Kabupaten Dharmasraya.

Kemudian, Leni, berumur 21 tahun, mahasiswa, beralamat di Jorong Sungai Atang, Nagari Batu Rizal, Kecamatan Padang Laweh, Kabupaten Dharmasraya, dan Meilan Indri, berumur 29 tahun, IRT, korban ini merupakan pengendara sepeda motor jenis Honda Scoopy.

Kronologis kecalakan tersebut berawal ketika sepeda motor jenis Honda Scoopy dikendarai pengendara diduga agak ketengah jalan dalam kecepatan sedang. Dan dari arah yang berlawanan, datang korban pengendara sepeda motor merk Honda Tiger diduga dalam kecapatan tinggi. Karena keadaan sudah dekat saat sampai di TKP, laga kambing tidak dapat dihindarkan. Akibatnya korban terkapar di TKP tersebut. Kemudian atas bantuan warga ketiganya dilarikan ke Puskesmas terdekat. Ketiga korban usai menjalani visum diambil pihak keluarga dari Pukesmas Koto Baru.

Atas kejadian ini, Kasat Lantas Polres Dharmasraya IPTU Feri Yuzaldi, S.H., menegaskan kepada masyarakat Kabupaten Dharmasraya yang memiliki sepeda motor untuk melengkapi kendaraannyam seperti plat Nomor Kendaraan (Nopol) wajib di pasang. Kemudian menggunakan helm, dan surat kendaraan seperti SIM, dan STNK.

"Dan kami mengimbau jangan ugal-ugalan di jalan. Utamakan keselamatan dalam mengendarai kendaraan. Ingat keluarga di rumah, siapa yang melanggar kendaraan di wilayah Hukum Polres Dharmasraya akan kami tindak secara tegas," ucap Kasat Lantas Polres Dharmasraya IPTU Feri Yuzaldi, S.H. (Eko)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru