Data Perkembangan Covid-19 Kota Bukittinggi Bikin Bingung, Kenapa?

KESEHATAN-287 hit

BUKITTINGGI - Perkembangan kasus positif Covid-19 di Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), membingungkan karena terjadi perbedaan data yang sangat signifikan dari dua sumber data, Jumat,(16/7).

Pusat Data Covid-19 Dinas Kesehatan Kota (DKK) Bukittinggi menerima laporan hasil pemeriksaan swab terjadi penambahan kasus positif Covid-19 di Bukittinggi 34 orang, sembuh atau selesai isolasi 10 orang, dan meninggal 1 orang

Sementara menurut Jasman Rizal, Dt. Bandaro Bendang, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) selaku Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar merilis di portal resmi Provinsi Sumbar (sumbarprov.go.id) terjadi penambahan Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 1.006 orang, 81 orang diantaranya warga Bukittinggi, yang sembuh atau bebas isolasi 4 orang, dan meninggal 1 orang. Penambahan kasus positif Covid-19 dan yang bebas isolasi berbeda.

Baca Juga


Plt. Kepala Dina Kesehatan Kota Bukittinggi Linda Faroza yang dihubungi media ini menjelaskan, data yang masuk ke pusat data Covid-19 DKK Bukittinggi sesuai dengan hasil swab yang kita terima, terjadi penambahan 34 orang, sembuh atau selesai isolasi 10 orang, dan meninggal dunia 1 orang.

"Dari penambahan baru 34 orang itu, 14 orang di Kecamatan Guguk Panjang, 5 orang di Kecamatan Mandiangin Koto Salayan, dan 15 orang di Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh. Sembuh atau selesai isolasi 10 orang, dan meninggal dunia 1 orang," rinci Linda Faroza.

Ditambahkannya, Total kasus positif dari Maret 2020 sampai saat ini di Bukittinggi sudah 2740 orang.

"Dirawat 24 orang, isolasi mandiri 478 orang, sembuh atau selesai isolasi 2182 orang, dan meninggal dunia 56 orang," kata Linda Faroza.(Yus)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru