MAN 1 Solok Selatan Selesai Laksananakan Matsama, Ini Pesan Kepala Sekolah

PENDIDIKAN-589 hit

PADANG ARO - Pada siswa baru diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, serta menyesuikan cara belajar dimasa pandemi Covid-19.

"Bahkan orang tua diharapkan juga untuk berperan aktif melakukan pengontrolan cara anak belajar, apalagi dengan menggunakan perangkat handphone," kata Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Solok Selatan, Zulkifli, S.Ag., Kamis (15/7/2021).

Bahkan saat kegiatan Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (Matsama) yang merupakan program pengenalan siswa baru dengan lingkungan sekolah/madrasah sebanyak 180 orang siswa baru juga dibekali dengan berbagai pengetahuan atau wawasan.

"Sejak senin Senin (12/7/2021) sampai Rabu (14/7/2021) kemarin, para siswa baru juga dibekali dengan berbagai materi oleh beberapa orang narasumber," jelas Zulkifli, S.Ag., didampingi Waka Humas Sukmi Hidayati.

Adapun materi yang disampaikan saat Matsama kemaren itu diantara, pembelajaran masa pendemi oleh Kasi Pendis Kamenag Solsel, Mahadolog R, materi Matsama selama tiga hari. Tentang penetapan protokol kesehatan (prokes) oleh Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Sungai Pagu.

Berikutnya pemateri dari Kapolsek Sungai Pagu yang memaparkan masalah peningkatan disiplin dimasa pandemi dan disiplin berlalu lintas. Sementara memperkenalkan fasilitas dan infrastruktur pembelajaran disampaikan oleh Waka Sapras, Sosriedi, S.E., M.M., dan kegiatan organisasi kesiswaan oleh Waka Kesiswaan Susanti Anggraini.

"Berikut pemaparan masalah karakter siswa disamapikan oleh Waka Humas, Sukmi Hidayati, dan masalah moderilenisasi beragama, dan kebangsaan disajikan oleh guru PAI, Zul Kabri," terang Zulkifli.

Lebih lanjut Zulkifli menjelaskan, terkait dengan pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) pada Tahun Ajaran 2021/2022, pihaknya akan mengikuti petunjuk atau edaran dari Pemerintah, terutama sesuai dengan kondisi pandemi Covid-19 di Solsel tentu kita akan mengikuti edaran Bupati Solok Selatan.

"Kita akan melaksanakan PBM sesuai dengan status Covid-19, dan yang pasti kita akan mengikuti aturan yang dikeluarkan Pemeritah Kabupaten," jelas Zulkifli.

Dari jumlah siswa 180 orang, tercatat sebanyak 37 orang siswa yang berasal dari luar Solsel, seperti dari Kabupaten Solok, Dharmasraya, Sijunjung. Sedangkan siswa tersebut terbagi 1 kelas jurusan IPS, sebanyak 2 lokal IPA, dan 2 jurusab IPK.

Meski demikian, Zulkifli berharap pada orang tua murid, agar dapat mendukung proses pendidikan anak-anak kita, apalagi mereka memggunakan perangkat handphone saat belajar.

"Harapan lain adalah madrasah ini akan memiliki asrama dan hasil PBM akan menghasilkan siswa yang dapat melanjutkan pendidikan, terutama ke perguruan tinggi di luar negeri," demikian harapan Zulkifli. AA

Loading...

Komentar

Berita Terbaru