Bupati H. Khairunas Kembali Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat Solsel Lakukan Vaksinasi Covid-19

PEMERINTAHAN-297 hit

PADANG ARO - Nagari diharapkan menjadi ujung tombak dalam menghadapi pandemi Covid-19. Penguatan peran di level hulu harus dikuatkan, baik Wali Nagari, Ulama, Tokoh Masyarakat, Bamus, dan semua unsur diharapkan harus berperan dalam penanggulangan Covid-19.

Hal tersebut disampaikan DR. dr. Andani Eka Putra M.Sc., Kepala Pusat Riset Penyakit dan Infeksi Universitas Andalas (Unand) yang saat ini juga dipercaya sebagai Staf ahli Menteri Kesehatan Bidang Penanggulangan Covid-19 pada acara Penguatan dan Sosialisasi dalam Upaya Peningkatan Kewaspadaan Penyebaran Covid-19 serta Edukasi Kepada Masyarakat, di aula Sarantau Sasurambi, Kabupaten Solok Selatan Sabtu (10/7/2021).

https://www.beritaminang.com/photos/foto/foto-_foto2_120721021655.jpeg

Baca Juga


Mulai dari Bupati, Pimpiman DPRD, Forkopimda, pimpinan di lingkungan Pemkab Solsel, dan berbagai unsur masyarakat mengikuti kegiatan edukasi Covid-19 di Solok Selatan.

Hadir diacara itu, Bupati H. Khairunas, Ketua DPRD, Zigo Rolanda, Wabup H. Yulian Efi, Forkopimda, pimpinan OPD yang ada di lingkungan pemerintah Solok Selatan, Camat, Wali Nagari, dan unsur tokoh masyarakat.

Ia mengingatkan, komitmen kenagarian dalam sosialisasi kepada masyarakat, mesti membawa serta alim ulama, tokoh masyarakat, dan unsur lainnya.

Dosen di Fakultas Kedokteran Unand yang menekuni bidang ilmu Virologi ini, menjelaskan bahwa Covid-19 bukanlah penyakit mematikan.

Ia mengingatkan, meskipun angka kematian karena Covid-19 lebih rendah bila dibandingkan penyakit lain yang angka kematiannya lebih tinggi, akan tetapi Covid-19 menjadi sangat berbahaya karena penyebarannya sangat cepat.

Karena itu upaya utama yang dilakukan menurutnya adalah menghentikan penyebarannya, dengan cara mengikuti protokol kesehatan dan melakukan vaksin.

Ia menambahkan, dalam penanganan pandemi Covid-19, pemerintah dan rumah sakit hanyalah unit pendukung. Namun, pencegahan utama dimulai dari diri sendiri.

https://www.beritaminang.com/photos/foto/foto-dr-dr-andani-eka-putra-saat-menghadiri-kegiatan-edukasi-covid-19-di_foto1_120721021655.jpeg

Kepala Pusat Riset Penyakit dan Infeksi Universitas Andalas, Dr. dr. Andani Eka Putra hadir ditengah-tengah Pejabat dan berbagai lapisan masyarakat Solok Selatan dalam suatu kegiatan edukasi Covid-19.

"Tugas kita di hulu, bukan di hilir. Hilirnya rumah sakit, hulunya mulai dari pencegahan rantai penularan, pemerintah adalah supporting unitnya, pencegah utama adalah diri sendiri, masyarakat kita sendiri," tegas dr Andani.

Ia menambahkan bahwa untuk melewati dan menangani pandemi ini kedepannya, ada beberapa cara. Antara lain, pengetahuan kita sebagai individu harus ditingkatkan. Masyarakat diminta jangan termakan informasi hoax yang mengatakan bahwa Covid-19 ini tidak ada. Padahal, menurut dr Andani, kasus positif Covid-19 di Sumatera Barat terus meningkat.

"Di minggu ke 27 di 2021 saja, kasus kita sudah naik jadi 28%, Ini sudah warning, dan sumbar menjadi provinsi yang diwaspadai (peningkatan kasus Covidnya- red)," pungkasnya.

Senada dengan itu, Bupati Solok Selatan Khairunas pun menegaskan dan menghimbau kembali seluruh masyarakat Solok Selatan, dimulai dari tingkat jorong, nagari dan seluruh pihak terkait, supaya meyakinkan masyarakat agar melakukan vaksin. Mulai dari keluarga sendiri, pastikan seluruh anggota keluarga diberikan vaksin mulai dari yang berumur 12 tahun.

https://www.beritaminang.com/photos/foto/foto-_foto3_120721021655.jpeg

Acara Penguatan dan Sosialisasi dalam Upaya Peningkatan Kewaspadaan Penyebaran Covid-19 serta Edukasi Kepada Masyarakat, di aula Sarantau Sasurambi, Kabupaten Solok Selatan.

Karena itu, Bupati mengharapkan kerja bersama semua pihak, untuk bersama sama menuntaskan pandemi ini agar segera berlalu.

"Semua kemungkinan masuknya virus corona ini kita tutup, dengan kesadaran, dengan keikhlasan kita, tidak bisa pak Wali saja, pak jorong saja, seluruh masyarakat dan pemerintah harus kompak," tegas Bupati.

Sementara itu, update terkini dari Survailen Dinas Kesehatan Solsel, pelaksanaan vaksin tahap pertama dari target sasaran Nakes sebanyak 986, telah terlaksana sebanyak untuk dosis 1, pada 1.232 orang atau 125 %, dan dosis 2, 913 (93 %)," jelas Kadis Kesehatan Solsel, H. Novirman didampingi Kasi Imunisasi dan surveillance Mega Verta Christina.

Sedangkan tahap 2 dengan sasaran pelayan publik sebanyak 9.994 orang, telah dilaksanakan untuk dosis 1 pada 5.295 (53 %) dan dosis 2 pada 2.220 (22 %). Adapun sasaran Lansia 12.301, untuk dosis 1 sudah dilakukan pada 369 (3,0 %), dan untuk dosis 2, telah dilakukan pada 18 (0,15 %)

Adapun untuk sasaran masyarakat umum dari target 100.056 orang, pelaksanaan vaksis dosis 1 sudah dilakukan 5.056 (5,1 %), dosis 2 telah dilakukan pada 28 orang (0,03 %). Sedangkan sasaran Remaja usia 12-17 tahun sebanyak 19.812 orang yang telah dilakukan untuk dosis 1 sebanyak 108 (0,55 %) dan dosis 2 masih menunggu jadwal pelaksanaan.

Tercatata jiga calon jemaah haji dari sebanyak 25 orang, sudah melaksanakam vaksis dosis 1 sebanyak 23 orang dan dosis 2 pada 19 orang. Sisanya satu orang belum vaksis karena sakit dan satu di tunda karena asma kronis, " tambah H. Novirman

Ditambahkan Kasi Imunisasi dan surveillance Mega Verta Christina, adapun target vaksinasi se-Solok Selatan adalah sebanyak 143.149 orang dengan capaian dosis 1 baru sebanyak 12.069 (8,4 %) dan dosis 2 sebanyak 3.179 (2,2%), " demikian Mega. (Advetorial)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru