Lakukan Penambangan Emas Tanpa Izin, 3 Warga Jambi Ditangkap Satreskrim Polres Dharmasraya

DHARMASRAYA - Lagi-lagi, Satreskim Polres Dharmasraya mengamankan 3 orang yang diduga melakukan aktivitas illegal mining di daerah Sungai Balai, Nagari Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (08/07/2021). Penangkapan dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Dharmasraya Akp Suyanto, S.H.

Kapolres Dharmasraya AKBP Anggun Cahyono melalui Kasatreskrim Polres Dharmasraya AKP Suyanto, menyebutkan, adanya kegiatan illegal mining atau penambangan emas tanpa izin tersebut berasal dari informasimasyarakat. Kegiatan tersebut telah merusak alam sekitarnya dan membuat air sungai menjadi keruh.

Informasi ini didalami Satreskim Polres Dharmasraya dengan melakukan penyelidikan ke lokasi tersebut. Dan hasilnya, ternyata benar alat mesin dopeng (keong) sedang melakukan akitivitas.

"Kemudian kami mengamankan 3 orang pekerja tersebut, dalam hasil Pemeriksaaan ke-3 orang pekerja illegal mining beralamat dari Kabupaten Muaro Bungo Jambi," sebutnya.

Ketiga orang yang berhasil diamanakan berinisial NYK berumur 50 tahun, EDG berumur 40 tahun, dan NMR berumur 47 tahun.

Dari hasil penangkapan, polisi mengamankan barang bukti diantaranya, satu botol kecil berisikan air raksa/mercuri, satu mesin dompeng merk yanly warna biru ukuran 30 pk, kemudian satu buah leher angsa, satu buah mesin NS 100 warna merah, satu buah pralon warna putih 6 inc dan satu buah slang spiral warna biru ukuran 6 inc. Slanjutnya satu buah slang air warna putih ukuran 3 inc,dua buah karet panbel, dua lembar karpet warna hitam, satu) lembar karpet warna hijau, satu buah engkol mesin diesel, satu buah ember warna hitam, satu buah dulang warna hitam, satu buah vambel, satu buah cangkang enam.semuanya barang bukti tersebut telah kita amankan bersama 3 orang pelaku illegal mining.

Dan saat ini para pelaku menjalani pemeriksaan untuk mempertanggungjawabkan atas perbuatan pelaku. Kasat reskim Polres Dharmasraya, juga menyebutkan, pihaknya tengah melakukan pengembangan kasus ini.

"Penembangan emas tanpa izin atau illegal mining telah merusak lingkungan dan air sungai kemudian telah meresahkan masyarakat," tegas Kasatreskrim Polres Dharmasraya AKP Suyanto. (Eko)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru