200 Lebih Rumah Warga Terendam Banjir di Dua Kecamatan di Sijunjung

PERISTIWA-314 hit

JAKARTA - Hujan dengan intensitas tinggi pada Rabu (16/6), menyebabkan banjir pada sejumlah wilayah di Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Akibatnya sebanyak 227 unit rumah warga terendam dan sejumlah fasilitas umum warga masih dalam pendataan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sijunjung melaporkan banjir yang terjadi sejak dini hari tepatnya pukul 02.30 WIB tersebut menyebabkan sebanyak 188 Kepala Keluarga (KK) atau 594 jiwa terdampak. Lokasi banjir terdapat di Kecamatan Tanjung Gadang Nagari Langki dan Kecamatan Kamang Baru Nagari Kamang.

BPBD Kabupaten Sijunjung berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Sumatera Barat serta instansi terkait guna melakukan pendataan jumlah korban dan kerugian materil pasca banjir. Kondisi saat ini banjir telah surut, BPBD Kabupaten Sijunjung bersama warga melakukan pembersihan sisa lumpur akibat dampak banjir.

Baca Juga


Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini cuaca buruk, dengan wilayah yang berpotensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di Provinsi Sumatera Barat yang diperkirakan terjadi pada Kamis (17/6).

Sementara melalui kajian risiko bencana InaRISK, wilayah Kabupaten Sijunjung memiliki tingkat risiko sedang hingga tinggi, dengan luas risiko 7.335 hektar atau 6 kecamatan terpapar.

Melihat potensi risiko bencana yang ada, BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melakukan langkah antisipasi dengan mempersiapkan rencana kesiapsiagaan pada tingkat keluarga, RT/RW, hingga Kecamatan/Kelurahan serta pelestarian lingkungan dengan perawatan daerah resapan air, pembersihan saluran air, mempersiapkan tempat penampungan dan langkah-langkah antisipasi lainnya.

(Tim Komunikasi Kebencanaan BNPB)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru