Tanah Dipatok Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Warga Datangi Kantor BPN Dharmasraya

PERISTIWA-394 hit

DHARMASRAYA - Puluhan Warga Vila Tama, Jorong Padang Candi, Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung datangi Kantor ATR/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Dharmasraya, Sumbar, Senin siang (14/07/2021). Kedatangan puluhan warga tersebut karena merasa resah dengan adanya pemasangan patok hak milik yang dilakukan oleh Petugas Kanwil dan ATR/BPN Kabupaten Dharmaraya bersama instansi terkait pada tanah di Vila Tama, Jorong Padang Candi, Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung tersebut pada hari Kamis (10/07/2021) lalu.

Menariknya, dalam puluhan warga yang datangi Kantor BPN Kabupaten Dharmasraya itu, adanya sejumlah anggota Polres Dharmasraya, Asisten III Pemkab Dharmasraya, PNS Dinas Kesehatan Dharmasraya, sejumlah pegawai, dan warga yang menghuni perumahan Vila Tama, Jorong Padang Candi, Nagari Sungai Dareh yang sudah puluhan tahun lalu tinggal di sana.

Menurit Perwakilan Warga Vila Tama, Jorong Padang Candi, Nagari Sungai Dareh, Hurmal (52 tahun) yang di temui awak media mengatakan kedatangan mereka ke ATR/BPN karena patok hak milik yang dipasang oleh petugas gaabungan meresahkan kami.

Baca Juga


"Kita mempertanyakan apa dasar BPN melakukan pemasangan patok di atas tanah tersebut dan tidak pula memberitahukan pada kami. Sedangkan kami telah memiliki sertifikat secara sah dari BPN dan dimana kesalahan kami selama ini. Kami tinggal sudah puluhan tahun di Vila Tama, Jorong Padang Candi, Nagari Sungai Dareh. Saya sendiri miliki tanah seluas 4,8 Hektar, belum lagi warga lainya," ucapnya

Ia juga menceritakan, meski punya sertifikat induk tahun 1981, tapi warga tidak bisa menjadikan sertifikat sebagai jaminan dalam peminjaman di Bank.

"Anehnya, pihak BPN setempat mengatakan sertifikat milik warga tidak bisa digadaikan ke bank, lantas bagaimana sertifikat tanah yang di miliki oleh pemilik rumah Vila Tama, Jorong Padang Candi, Nagari Sungai Dareh yang dikeluarkan oleh BPN tersebut,"ucapnya.

Menanggapi semua itu, Kepala Kantor BPN Kabupaten Dharmasraya Ahmad Yahdi kepada media, usai pertemuan dengan warga Vila Tama, Jorong Padang Candi, Nagari Sungai Dareh mengatakan, memang berapa hari lalu tepatnya Kamis (10/07/2021), ada kegiatan pemasangan patok batas. Itu dilakukan atas perintah dan permintaan dari pihak Polda Sumbar ke Kanwil BPN Sumatera Barat. Yakni, sebagai langkah tidak lanjut penyelesaian tapal batas kedua belah pihak antara Kamal yang bertetangga langsung dengan Zulfikar yang jadi masalah selama ini.

"Sebagai lembah pasif BPN Dharmasraya kini menunggu proses penyelesaian ini. Mungkin nantinya penyelesaian di Polda Sumbar. Karena kedua sertifikat yang bersengketna sama penerbitan tahunnya, kalau tidak salah pada tahun 1981," kata Kepala Kantor BPN Kabupaten Dharmasraya Ahmad Yahdi.

Dan tentang kepemilikan sertifikat tanah pemilik perumahan Vila Tama, Jorong Padang Candi, Nagari Sungai Dareh yang dimiliki warga tersebut, sambung Ahmad, tetap sah karena mereka memiliki sertifikat yang sah dari BPN kabupaten Dharmasraya.

"Karenaa kasunya di Polda Sumbar, bukan di BPN dan kita tunggu saja penyelesaian sengketa tanah tersebut oleh pihak Polda Sumbar," tegasnya. (Eko)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru