Kasus Covid-19 di Bukittinggi: Sempat Melandai, Hari Ini Meledak 47 Orang Positif, 2 Meninggal

KESEHATAN-402 hit

BUKITTINGGI - Perkembangan kasus Covid-19 di Bukittinggi kembali mengejutkan, hari ini (senin, 14/06) terjadi penambahan kasus baru mencapai 47 orang, 24 orang sembuh, dan 2 meninggal dunia.

Padahal, dua hari sebelumnya sempat melandai dari 15 orang penambahan baru pada Jumat (11/06), turun menjadi 5 orang pada Sabtu (12/06), dan sempat Zero pada Minggu (13/06). Namun pada Senin (14/06) kembali meledak sebanyak 47 orang terkonfirmasi positif Covid-19, 24 orang bebas isolasi/sembuh, dan 2 orang meninggal dunia.

Plt. Kadis Kesehatan Kota Bukittinggi Linda Faroza yang dihubungi media ini mengatakan, dari 47 kasus penambahan baru itu, 33 orang di Kecamatan Mandiangin Koto Salayan (MKS), 9 orang di Kecamatan Guguak Panjang, dan 5 orang di Kecamatan Aua Birugo Tigo Baleh (ABTB).

Baca Juga


Dengan penambaan 47 orang terkonfirmasi positif Covid-19, total kasus terkonfirmasi positif di Bukittinggi sejak Maret 2020 sampai saat ini sudah mencapai 2056 orang, dengan rincian dirawat 35 orang, isolasi mandiri 283 orang, isolasi Pemda 0 orang, sembuh/selesai isolasi 1696 orang, dan meninggal dunia 42 orang.

Swab PCR di Dinkes:

Maret 2020-Februari 2021 Total Sample 8496, Swab PCR di Puskesmas:

Maret 2021

- Total sampel 350

- Terkonfirmasi positif 42

April 2021

- Total sampel 392

- Terkonfirmasi positif 85

Mei 2021

- Total sampel 978

- Terkonfirmasi positif 242

Total Swab PCR Maret 2021 sampai Mei 2021 :

- Jumlah sampel 1720 Terkonfirmasi positif 369

Suspect swab PCR hari ini yg dikirim ke Lab. Baso/Pdg adalah 68 orang, yaitu:

1. PKM TB 00 orang

2. PKM GP 00 orang

3. PKM RA 13 orang

4. PKM MD 00 orang

5. PKM NS 33 orang

6. PKM GB 00 orang

7. PKM PM 00 orang

8. RSUD 22 orang

(PUSAT DATA COVID-19 DKK)

Plt. Kadis Kesehatan Bukittinggi, menghimbau warga kota Bukittinggi untuk selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes).

"Pakailah Masker dengan benar setiap keluar rumah, cucilah tangan pakai sabun pada air yang mengalir, jagalah jarak ditempat keramaian, hindari kerumunan, kurangi mobilitas, dan segeralah mengikuti vaksinasi Covid-19," himbau Linda Faroza.

Kepada pengunjung Kota Wisata Bukittinggi, Plt. Kadis Kesehatan Bukittinggi juga menghimbau dan mengingatkan agar selalu mematuhi prokes.

"Jangan coba-coba mengabaikannya, sanksi menunggu para pelanggar prokes, satgas penanggulangan penyebaran virus mematikan itu selalu memantau di setiap titik kunjungan di Bukittinggi. Bila kedapatan, tim yustisi siap menindak pelanggar protkes dengan sanksi sosial, sanksi fisik sampai sanksi denda sesuai dengan Perda Provinsi Sumatera Barat No.6/2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)," ingat Linda Faroza. (Yus)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru