Butuh Waktu 15 Jam, Evakuasi Bus Pariwisata Gracias Keluar Kelok 44 Berlangsung Dramatis

PERISTIWA-928 hit

MANINJAU - Dramatis dan penuh perjuangan. Begitulah proses evakuasi bus Pariwisata Gracias nomor polisi D 7644 AS yang terangkut di kelok 10 Rabu (9/10) kemudian berhasil sampai di Maninjau, Kamis (10/6). Evakuasi berlangsung sekitar 15 jam.

Dilansir dalam postingan Briyan Paradise di laman facebooknya, foto kondisi bus pariwisata Gracias tampak terparkir dipinggir jalan Maninjau-Lubuk Basung. Selanjutnya bus ini akan dibawa ke Mapolres Agam di Lubuk Basung.

Bus Pariwisata Gracias yang menjadi armada bantuan bus antar kota antar propinsi ini, hendak menjemput penumpang ke Lubuk Basung. Namun pengemudi yang tidak kenal medan, melewati kelok 44 dari Bukittinggi setekah mengikuti petunjuk peta aplikasi.

Akibatnya, bus tersangkut di kelok 16 pada Jumat (4/6) lalu. Awak bus berusaha menaklukan kelok 16 dan kelok 15, namun bus kembali kandas di kelok 14 yang menyebabkan tertutupnya jalur kelok 44.

Setelah evakuasi berlangsung selama 6 jam, bus berhasil dievakuasi ke kelok 13. Awak bus bersama operator dibantu oleh petugas dari Polres Agam, Dishub dan masyarakat berjibaku agar bus ini bisa di evakuasi dari lokasi.

Masih dari akun Bryian Paradise, disebutkan, untuk membantu evakuasi, kemudi bus diambil alih oleh Jhon Kinyo salah satu warga Kelok 44 yang biasa mengemudikan bus bermesin Hino RK8 260 ini.

Evakuasi juga dibantu oleh truk sampah milik pemerintah kabupaten Agam, untuk membantu menarik bus yang tersangkut, serta berbagai peralatan lain seperti derek dan dongkrak.

Dalam evakuasi berlangsung, juga muncul kendala, yakni gangguan pada rem bus. Sehingga menambah waktu bagi bus untuk melewati kelok 10 hingga kelok pertama dari kelok 44 ini. (Fen)

Sumber: suhanews.co.id

Loading...

Komentar

Berita Terbaru