Puskesmas Sungai Kalu Solsel Butuh Dokter, Tenaga Medis Hingga Sarpras

KESEHATAN-590 hit

PADANG ARO - Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sungai Kalu Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), Kabupaten Solok Selatan, terus berbenah meningkatkan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat di wilayah tersebut.

"Sesuai dengan rasio penduduk di wilayah kerja ini, memang masih banyak kekurangan. Mulai dari dokter, tenaga medis hingga ke sarana dan prasarana (sarpras) pendukung lainnya," kata Kepala Puskesmas (Kapus) Sungai Kalu, dr. Desy Afriyanti, Senin (31/5/2021).

Sejak beroperasinya pelayanan kesehatan di Puskesman Non Rawatan Sungai Kalu ini, tercatat jumlah kunjungan pasien lebih kurang 10 ribu. Adapun keluhan pasien berkunjung mayoritas yang mengalami keluhan sakit,Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), Gasteritis, dan Hipertensi serta beberapa kasus kecelakaan.

Meski demikian, semua pasien yang berkunjung dapat terlayani dengan baik. Meski kondisi tenaga kesehatan yang ada di puskesmas yang terletak di belakang SMP Sungai Kalu itu hanya memiliki satu dokter umum dengan 42 orang tenaga medis dan para medis. Itupun hanya 20 orang pula yang PNS (Pegawai Negeri Sipil).

"Keterbatasan tenaga kesehatan tidak mengurangi arti dari usaha kami melakukan penanganan pelayanan bagi pasien yang berkunjung," katanya.

"Dari fasilitas yang ada atau sebagai Puskesmas non rawatan, kami baru dapat melayani kunjungan Poli Umum, Instalasi Gawat Darurat (IGD), Lansia, Rekam Medis, Apotik serta adanya adanya ruang Promosi Kesehatan (Promkes)," tambah Desy.

Ditambahkan Desy, beberapa bidan desa diwilayah kerja Puskesmas juga rutin melakukan pelayanan pada masyarakat di masing-masing Jorong. Serta adanya kegiatan penaganan pandemi Covid-19, mulai kegiatan swab hingga pelaksanaan vakainasi.

Kedepan selaku yang diamana memimpin Puskesmas ini, tentu ada beberapa harapan yang sangat perlu mendapat dukungan, baik dari Pemerintah Nagari, Kecamatan maupun Kabupaten.

Terutama untuk pembangunan dinding tebing agar dapat menahan atau sebagai penyangga longsornya tanah dilahan bangunan puskesmas yang persis berada di perbukitan. Sedangkan tebingnya saat ini tidak ada penahannya,.

"Alhamdulillah untuk pembangunan penahan tebing ini sudah di usulkan padaMusyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dan telah menjadi usulan prioritas," jelasnya.

Kekurangan lain yang masih dirasakan oleh Desy selaku Kapus Sungai Kalu adalah masalah keterbatasan tenaga medis dan paparamedis.

"Semoga ditahun in atau tahun depan akan dapat terisi sebagaimana mestinya," harap Desy. AA

Loading...

Komentar

Berita Terbaru