Hingga Hari Ini, 14 Warga Meninggal Akibat Positif Covid-19 di Sawahlunto

KESEHATAN-654 hit

SAWAHLUNTO - Kasus kematian akibat terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Sawahlunto terus bertambah. Hari ini tercatat satu perempuan, warga Kelurahan Pasar, Kecamatan Lembah Segar, berdasarkan pemeriksaan sampel Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Unand dia terpapar virus asal Wuhan, Cina tersebut. Dengan demikian, hingga hari ini sudah 14 meninggal dunia rata-rata dari mereka mengidap penyakit bawaan atau komorbid.

Kepala Dinas Kesehatan, Yasril, SKM,MM yang dikonfirmasi beritaminang.com tadi siang (25/5/21) mengatakan, korban meninggal terkonfirmasi positif merupakan pasien komorbid yang diketahui positif COVID-19 setelah hasil uji sample di Laboratorium Biomedik FAkultas Kedokteran Unand keluar setelah yang bersangkutan wafat dan sudah dibawa kerumah duka.

Mengetahui kondisi pasien itu, lanjut dia, pihaknya dan Rumah Sakit Daerah Kota Sawahlunto menjemput kembali jenazah tersebut kerumah duka di Kelurahan Pasar untuk pemulasaraan di rumah sakit. Namun keluarga menolak, dan minta pemulasaraan jenazah dilaksanakan dirumah mereka saja oleh petugas RSUD.

Baca Juga


Terkait peristiwa tersebut, pihak otoritas kesehatan setempat segera melakukan tracing terhadap semua keluarga dan sahabat yang kontak erat dengan korban meninggal itu. Direncanakan besok Rabu (26/5), mereka akan di swab test untuk memutus rantai penularan agar tidak semakin meninggi.

Kasus Kematian 50 tahun

Kasus kematian 14 warga saat ini akibat dinyatakan positif COVID-19 dikatakan Yasril 80 persennya berumur diatas 50 tahun dan hampir semua mengalami penyakit penyerta atau komorbid. Dengan demikian dia menghimbau seluruh warga untuk selalu meningkatkan imun dan daya tahan tubuh, dan berharap kasus terkonfirmasi COVID-19 tidak makin bertambah.

Upaya lain yang dilakukan pihak Dinas Kesehatan saat ini adalah memantau masyarakat para perantau dari zona merah yang pulang kampung ke Sawahlunto, atau warga yang melakukan perjalanan dari berbagai daerah zona merah kemudian mengalami gejala-gejala terserang COVID-19 diantaranya terjadinya gangguan penciuman dan hilangnya rasa apapunnyang dimakan.

Saat berita ini diturunkan, sebagaimana dirilis dari operator data Satgas Sri Wareski Ismal,SKM dan Mulya Cahyana,SKM menyebutkan, kasus positif COVID-19 di Kota Sawahlunto sudah mencapai 666 orang. Namun dapat disembuhkan 624 orang, sedangkan yang meninggal mencapai angka 14 orang. Diminta kepada seluruh warga untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan, selalu kenakan masker, jaga jarak kontak, jauhi kerumunan, dan sering cuci tangan diair mengalir.(Iyos)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru