Khatib Abror, S.E., M.E., Ph.D. di Masjid UNP: Perbanyak Bersyukur dan Shalat sebagai Penolong

PENDIDIKAN-1081 hit

Padang-Sivitas akademika Universitas Negeri Padang menyelenggarakan shalat Idulfitri di Masjid Al-Azhar Kampus UNP Air Tawar Padang. Keputusan untuk menyelenggarakan shalat Idulfitri ini setelah datangnya surat edaran Walikota Padang tanggal 12 Mei 2021.

Demikian disampaikan oleh Rektor Universitas Negeri Padang Prof. Ganefri, Ph.D. dalam sambutannya sebelum pelaksanaan shalat Idulfitri di Masjid Al-Azhar pada Kamis (13/5) Kampus UNP Air Tawar Padang.

"Sebelumnya pengurus dan Pimpinan Universitas Negeri Padang sudah menetapkan untuk tidak menyelenggarakan shalat Idulfitri di Kampus Universitas Negeri Padang sesuai surat edaran Walikota Padang sebelum tanggal 12 Mei. Namun berdasarkan Surat Edaran Walikota Padang tanggal 12 Mei, barulah kita memutuskan kembali pelaksanaan salat Idulfitri," jelas Rektor Prof. Ganefri, Ph.D.

Baca Juga


Dalam Khutbah Idulfitri, Khatib Abror, S.E., M.E., Ph. D. yang juga Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang, mengajak jemaah untuk memperbanyak bersyukur dan harus banyak bersabar serta mari menjadikan shalat sebagai penolong.

"Bertaqwalah kepada Allah dengan penuh keta'atan kepada-Nya serta bersyukur atas-Nya agar kita mendapatkan kemenangan. Allah Berfirman sebagaimana yang saya bacakan tadi yang artinya:
Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu , sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar," Khatib Abror, S.E., M.E., Ph.D.

Pada kesempatan itu, Khatib Abror, S.E., M.E., Ph.D. mengemukakan tidak sedikit saudara kita pada hari ini yang tidak bisa kumpul dengan keluarganya yang disebabkan oleh berbagai faktor. Kata pak rektor, tadi terkai keputusan shalat Khatib Abror,
ada yang terhalang karena musibah, ada yang terhalang karena aturan, ada juga yang karena mereka berpulang ke rahmatullah dan masih ada faktor lain yang menyebabkan mereka tidak bisa kumpul keluarga.

"Namun semua itu mari kita kembalikan kepada Allah SWT dangan tawakkal, sabar dan syukur. Kita bersykur kepada-Nya karena kita telah diberi ni'mat iman dan islam, kesehatan lahir dan batin serta kemenangan pada pagi hari ini," jelas Khatib Abror, S.E., M.E., Ph.D.

Menurut Khatib Abror, S.E., M.E., Ph.D., kita semua yang telah menyelesaikan ibadah puasa dan ibadah wajib lainnya, maka pada pagi hari ini kita kembali pada fthrahnya suci dari dosa bagaikan bayi baru lahir, namun demikian itu adalah tetap kalau dosa antar sesama manusia tentu saja Allah belum memaafkan jika antar sesamanya tidak saling mema'afkan.

"Oleh karena itu mari kita semua lapangkan dada, beningkan hati ikhlaskan rasa, bebaskan pikiran dan berikan ma'af kepada sesama kita seluas-luasnya baik dipinta ataupun tidak, dan mintalah maa'f kepada saudara saudari kita agar kita benar-benar cemerlang dari kotoran noda dosa dan khilaf terutama kepada ibu dan bapak kita," tambah Khatib Abror, S.E., M.E., Ph.D. (ET)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru