Penyekatan Mudik di Pintu Masuk Dharmasraya Dilakukan Polisi Secara Humanis

KESEHATAN-1433 hit

DHARMASRAYA - Pelakasanaan penyekataan kedaraan yang melakukan untuk membendung arus mudik 2021, pihak Polres Dharmasraya mengumukan belum ada pemudik diputar balik di pintu masuk Sumbar di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat pada hari ketiga.

Hal tersebut disampikan Kapolres Dharmasraya AKBP Aditiya Galayudha Fardiansyah melalui Kasat Lantas Polres Dharmasraya Iptu Feri Yuznaldi, di Pos Operasi Ketupat Pulau Punjung, Sabtu (08/05/2021).

Ia menyebutkan, pelaksanaan penyekatan mudik berlansung kondusif di dua titik penyekatan, yakin Pos Sungai Rumbai berbatasan dengan Jujuhan, Jambi dan Pos Tanjung Simalidu Ampalu berbatasan dengan Kabupaten Tebo, Jambi.

Baca Juga


"Petugas kami minta dalam menyampaikan larangan mudik secara humanis serta sesuai prosedur yang berlaku juga, Alhamdulillah sampai hari ini tidak ada gejolak dibawah," ucapnya

Di tamabahkan Kasat Lantas Polres Dharmasraya Iptu Feri Yuznaldi,dalam pelaksanaan kegiatan Penyekatan kendaraan dan Operasi Ketupat tahun 2021 ini Polres Dharmasraya menurunkan 410 personel gabungan yang disebar di pos operasi Ketupat Singgalang 2021 dan personel gabungan terdiri dari anggota Polri 200,orang dan TNI 30 orang,kemudian Brimob 20 orang, BPBD 40 orang, Satpol PP 40,orang kemudian Dinas Perhubungan 40,orang dan Dinkes 40.orang.

Meski tidak ada pemudik yang diputar balik, kata dia, terdapat sejumlah pemudik yang diperbolehkan masuk Sumbar karena mengatongi dokumen persyaratan perjalanan yang dikecualikan.

Sebelumnya masa pengetatan pra-mudik telah berlangsung dari 22 April hingga hari ini. Berikutnya masa larangan mudik yaitu 6 hingga 17 Mei dan masa pengetatan pascamudik 18 hingga 25 Mei 2021.

"Kami menghimbau kepada masyarakat di kabupaten Dharmasraya kususnya kepada para pemudik untuk saling mematuhui Protokol Kesehatan yang diajurkan pemeritah," tegas Feri Yuznaldi. (Eko)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru