Bupati Solok Selatan Tegaskan Seluruh ASN Wajib Vaksinasi Covid-19

KESEHATAN-598 hit

PADANG ARO - Bupati Solok Selatan H. Khairunas menegaskan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus turut serta menyukseskan vaksinasi Covid-19.

"Seluruh ASN di Solok Selatan diwajibkan untuk divaksin dan memberikan contoh kepada masyarakat terkait vaksinasi Covid-19 ini," katanya dalam rapat koordinasi bersama Wabup Yulian Efi, Asisten, dan seluruh OPD, Kamis (29/4).

Disamping wajib mengikuti suntik vaksin, segenap ASN menurutnya juga berkewajiban dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar tidak takut divaksin.

Baca Juga


Penegasan ini disampaikan bupati menindaklanjuti arahan Presiden disampaikan saat memberikan arahan secara virtual kepada seluruh kepala daerah se-Indonesia pada Rabu, 28 April 2021, dimana Presiden Joko Widodo meminta seluruh kepala daerah untuk mencermati dan menjaga kewaspadaan terkait perkembangan penyebaran Covid-19 di daerah masing-masing.

Rakor yang telah berlangsung selama 3 hari dari hari Selasa (27/4) tersebut, membahas berbagai hal dengan OPD (Organiasi Perangkat Daerah), termasuk membahas persiapan program-program unggulan bupati dan wabup terpilih.

Selain itu, Ketua DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda terkait vaksinasi Covid-19 juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta, selain untuk antispasi penyebaran covid-19, juga sebagai pelindung diri.

Menurutnya orang yang sudah divaksin diibaratkan seperti orang yang memakai payung ketika sedang hujan.

"Kita ibaratkan, orang yang sudah divaksin ini seperti orang yang pakai payung ketika hujan. Mungkin kakinya atau bagian tubuh lain tetap juga basah sedikit. Namun jauh lebih baik dibanding tidak pakai payung sama sekali," ujar Zigo mengibaratkan.

Selaku Ketua DPRD dia menghimbau masyarakat bisa mengikuti vaksinasi Covid ini.

Pada gelombang pertama pejabat publik yang divaksin. Gelombang kedua menyasar, ASN, tenaga kesehatan, dan lain-lain. Dan sekarang menurutnya akan menyasar kepada masyarakat umum dan juga lanjut usia.

Dia juga meyakinkan masyarakat bahwa vaksin tersebut halal dan aman. Bahkan ia dan beserta istripun ikut dalam vaksinasi tersebut.

"Yakinlah bapak dan ibuk, vaksin tersebut dijamin aman dan halal. Bahkan saya sendiri beserta istri telah divaksin pada gelombang pertama kemarin, dan Alhamdulillah aman. Vaksin juga tidak dipungut biaya alias gratis," tuturnya meyakinkan.

Untuk mempercepat proses realisasi vaksinasi, Zigo juga mendukung penuh rencana Pemkab untuk pelaksanaan vaksinasi keliling.

Jika saat ini vaksinasi baru bisa didapatkan di puskesmas atau tempat yang telah ditentukan. Namun kedepannya, diharapkan petugas bisa berkeliling ke pasar-pasar, kantor wali nagari, atau tempat lain yang dekat dengan masyarakat.

Sementara itu Kepala Puskesmas Pauh Duo, Yuafdal mengatakan pula, bahwa tingkat partisipasi pelaksanaan vaksinasi sesuai peruntukan dalam tahapan, sangat baik.

"Sedikitnya setiap hari ada 11 orang di Puskesmas ini yang di vaksin, baik sasaran guri, perangkat nagari dan pengawai kantor camat," katanya.

"Terkait dengan masih tingginya hasil positif dari pemeriksaan swab yang dilakukan akhir-akhir ini, pihak puskesmas akan terus melakukan edukasi kelapangan, sehingga penerapan protokol kesehatan tersebut betul-betul maksimal," harap Yuafdal. AA

Loading...

Komentar

Berita Terbaru