Lirik Porang, Pemko Sawahlunto Bertemu dengan P3N Sumbar

EKONOMI-788 hit

SAWAHLUNTO - Porang, kini semakin trend dikalangan petani tanah air, dan menjadi salahsatu komoditas baru yang mulai dilirik dan banyak investor. Bukan tanpa alasan, tanaman umbian yang disebut dalam bahasa ilmiah Amorphophallus Mueleri Blume ini sedang naik daun karena manfaat dan kegunaannya bernilai ekonomi tinggi, sedang penanaman dan perawatannya juga tidak terlalu sulit.

Bicara porang, Deri Asta, Wali Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, mulai tertarik tentang komoditas ini. Sinyal itu terlihat dalam pertemuan informal dengan Dirmansyah, Ketua Dewan Pengurus Wilayah Perkumpulan Petani Porang Nusantara (P3N) Sumatera Barat, yang dihadiri Kadis Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Ir.Lelis Epriyenti,M.Si, Sekretaris Dinas Heni Purwaningsih, SP.MP, sejumlah penyuluh pertanian dan beberapa petani penanam porang di Balairung kediaman resminya,. Sabtu (23)4/21).

Dalam pembicaraan hangat kedua tokoh itu, Wako Deri Asta menginginkan informasi menyeluruh tentang Porang dan kajian ekonomisnya baik nilai jual, investasi awal, penampung hasil produksi, serta kajian teknis lainnya menyangkut iklim dan karakter porang itu sendiri secara pengalaman atau empiris dan teknis yang mendalam sebelum turut mensosialisasikan pembudidayaan tanaman jenis umbi itu kepada masyarakat petani di daerahnya.

Menurut pemikiran Deri, hal itu merupakan salahsatu upaya proteksi bagi kalangan petaninya dalam mewaspadai gejolak yang tidak diperhitungkan dalam berbisnis dan bertanam Porang. Sebab memperhitungkan biaya investasi awal yang dinilai cukup besar dan sulit terpenuhi oleh para petani kecil. Untuk itu Wako Deri Asta minta Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Ir.Lilis Eprienti,M.Si mengkaji beberapa poin yang disampaikannya.

Ketua DPW P3N Sumbar Dirmansyah dalam BBM kesempatan itu memaparkan berbagai informasi terkait harga, bisnis, pasar, manfaat dan keuntungan porang serta teknis bagaimana membudidayakan tanaman porang dengan memilih bibit yang baik dan unggul supaya dapat menghasilkan produksi katak dan umbi porang yang lebih besar.

Diutarakan Dirmansyah, P3N Sumbar saat ini menilai tanaman porang sedang menjadi primadona petani nusantara. Dengan munculnya gejolak ini, keberadaan P3N hadir sebagai mitra para petani porang untuk memperoleh edukasi dan perlindungan bagi petani agar tidak mudah dipermainkan oleh pasar dan praktik-praktik peng-ijon yang akan merugikan mereka, baik dalam memilih bibit, harga, serta proses pengolahan hasil produksi.

Disisi lain, melakukan upaya itu DPW P3N Sumbar memilki perencanaan kedepan dengan untuk membuat program-program edukatif dan pendampingan serta menghimpun para petani porang dalam wadah koperasi yang sudah ada. Melalui koperasi, sebut dia, petani akan mendapatkan tiga keuntungan yakni edukasi, keuntungan hasil usaha, dan penampungan hasil produksi yang pasti dengan jumlah tak terbatas.

Menurutnya informasinya diberbagai daerah Kabupaten/Kota di Sumatera Barat sudah berdiri Dewan Pengurus Daerah (DPD) P3N yang akan bekerja sebagai mitra petani porang sekaligus sebagai mitra pemerintah setempat. Namun untuk Kota Sawahlunto organisasi P3N secara resmi belum ada.

Dirmansyah mengemukakan, kelak jika para petani Porang mampu berladang porang seluas 300 hektar, maka badan hukum koperasi yang diwadahi DPW P3N Sumbar akan siap mendirikan pabrik pengolahan porang menjadi tepung porang dan lainnya dimasing-masing Kabupaten/Kota supaya mendapatkan nilai lebih karena tepung porang berkualitas akan dihargai hingga jutaan rupiah dalam satu kilogramnya. Tetapi kalau nilai katak, umbi tidak selalu permanen tapi fluktuatif berdasarkan masa panen dan pasar global.

Jenis dan manfaat porang

Tumbuhan porang memilki spesies atau jenisnya sendiri, dikutip dari laman Kementan RI ada 7 jenis porang yang berbeda yakni,

Amorphopallus Oncophyllus.

Amorphopallus Campanulatus.

Amorphopallus Variabilis.

Amorphopallus Decus Silvae.

Amorphopallus Spectabilis.

Amorphopallus Titanium.

Amorphopallus Muelleri.

Jenis porang yang paling sering dimanfaatkan sebagai bahan baku makanan adalah jenis Amorphophallus Oncophyllus, Amorphophallus Campanalatus, dan Amorphapallus Variabilis. Sementara dari spesies lainnya dimanfaatkan untuk komoditas ekspor.

Sedangkan manfaat tanaman porang diantaranya adalah sebagai komoditas ekspor, untuk bahan membuatisolator listrik, bahan makanan es krim, bahanbaku barang industri, bahan penjernih air, herbal menurunkan resiko kanker usus, merawat kesehatan kulit, mencegah penyakit jantung, menurunkan berat badan karena rendah kalori, mengatasi peradangan, dan mencegah diabetes. (Iyos)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru