Sandiaga Uno: Jaringan Internet Terbatas, Jalan Menuju Destinasi Wisata Banyak Rusak di Sumbar

PARIWISATA-1230 hit

SAWAHLUNTO -Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno, mengeluhkan banyaknya infrastruktur jalan rusak menuju destinasi wisata di Sumatera Barat, selain belum menyeluruhnya jaringan internet yang dirasakan hingga ke berbagai desa wisata. Untuk itu, Sandiuno minta pemerintah daerah masing-masing mengkomunikasikannya dengan Kementerian Pekerjaan Umum RI disamping beliau juga aktif untuk menyampaikan temuannya selama kunjungan kerja keberbagai daerah di Sumatera Barat.

"Banyaknya jalan rusak menuju destinasi wisata dan masih belum dirasakannya jaringan internet keberbagai desa wisata menjadi bagian penting untuk saya bagi informasinya dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Kominfo. Namun diharapkan para pimpinan daerah juga aktif melakukan komunikasi tentang itu ke kementerian tersebut." Ungkap Sandiaga Uno dalam sambutannya pada acara makan malam bersama Pemko saat kunjungan kerjanya ke Sawahlunto, Kamis (22/4/21).

Disampaikan menteri Sandiuno, untuk mendapat perhatian tentang persoalan jalan dan jaringan internet ini, ada baiknya para wakil rakyat yang duduk di DPR RI seperti Andre Rosiade yang berada di Dapil Sumbar I ikut membantu dalam menjawab persoalan tersebut sehingga iklim industri kepariwisataan yang memberi nilai ekonomi masyarakat bisa tumbuh dan berkembang. "Pak Andre tolong bantu dan suarakan ini" kata Sandiuno sambil melirik kearah Andre Rosiade yang duduk dihadapannya.

Baca Juga


Mendengar perkataan menteri itu Andre Rosiade spontan menyatakan "siaaap Pak Menteri, siaap." Tegasnya dengan suara cukup keras.

Sandiuno melanjutkan, untuk mendukung pertumbuhan industri kepariwisataan Kementerian yang dipimpinnya siap membantu melalui anggaran-anggaran yang disediakan pada pos APBN melalui dana Alokasi Khusus (DAK) dan membantu peningkatan sumber daya pengelola kepariwisataan hingga bisa membangun strategi khusus dalam menjangkau kunjungan wisatawan mancanegara ke Sawahlunto sebagai kota heritage warisan dunia UNESCO.

Menurut menteri, untuk mendukung semua itu diperlukan berbagai inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Sehingga kelak destinasi yang ada dapat menjangkau wisatawan mancanegara. Disinilah dibutuhkan bagaimana cara menyusun metode big data untuk mencapai target yang dirancang secara tersegmentasi

"Kementerian siap mendukung dan membantu agar potensi pariwisata yang cukup besar dari Sawahlunto bisa dikelola lebih optimal. Saya hanya ingatkan agar destinasi yang ada tetap terjaga dan dirawat sehingga selalu menarik bagi wisatawan." Katanya lagi.

Sementara, Walikota Sawahlunto Deri Asta dibagian sambutannya diacara yang sama menyebutkan, kedatangan Menparekraf Sandiuno sangat memberi harapan terhadap laju pertumbuhan industri wisata Kota Sawahlunto pasca pandemi COVID-19 nanti. Deri berharap Untuk itu pihaknya akan terus bersinergi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Dalam kesempatannya ke Sawahlunto Sandiuno yang didampingi Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Novrial, disertai rombongan dari kementerian dan wartawan sempat meninjau destinasi museum Gordang Ransoem, lubang tambang batubara bawah tanah Mbah Soero, sebelum akhirnya kembali ke Padang.

Hadir juga malam itu unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sawahlunto yakni, Kapolres AKBP Junaidi Nur, Dandim 031 SSD Letkol Andik Hendra Sandi, Kajari Abdul Mubin, Ketua DPRD Sawahlunto Eka Wahyu, Wawako H.Zohirin Sayuti, dan unsur pejabat lainnya. (Iyos)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru