32 Hari Berkutat Melawan Virus Covid-19, Akhirnya Dinyatakan Sembuh

170 hit
Paskibraka Kota Padang Panjang Dikukuhkan

Yusrizal A.Ma

Wartawan Senior Tinggal di Payakumbuh

Wakil Walikota Payakumbuh Sumatera Barat, Erwin Yunaz, tidak mengira bakal terserang virus Covid-19. Betapa tidak, selaku unsur pimpinan Satuan Tugas percepatan penanggulangan penyebaran virus Covid-19 di daerah yang dipimpinnya mendampingi Wako Reza Falepi, dia selalu disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

Dia terkonfirmasi positif terpapar virus Covid-19, setelah hasil swabnya keluar yang menyatakan dirinya terkonfirmasi positif terpapar Covid-19.Erwin mengaku,dia terpapar setelah menerima tamu yang datang dari Padang. Mengetahui temannya itu terkonfirmasi positif,Covid-19, Erwin langsung meminta di swab, hasilnya dia positif telah terpapar virus corona dari klaster tamu yang diterimanya.

Begitu dia mengetahui positif, Erwin langsung mengumumkan kepada publik dan meminta orang orang yang pernah kontak dengannya melakukan swab.

Apa yang dilakukan Erwin selama menjalani isolasi.

Begitu dia dinyatakan positif, Erwin menceritakan rutinitasnya selama diisolasi mandiri, dirinya memperbanyak konsumsi vitamin-vitamin mulai dari vitamin C, menjaga pola makan, Mulai dari makan yang bergizi, makan sayuran, istirahat dan rutin berolahraga ringan, dan melakukan aktifitas gerak tubuh di terik matahari pagi. Secara keseluruhan sama seperti yang dilakukan oleh pasien lainnya," kata Erwin

Saat dinyatakan positif Covid-19, Wawako Erwin Yunaz mengatakan kondisi yang dirasakannya batuk yang sedikit menyesak sampai ke dadanya.

Erwin melakukan isolasi mandiri di rumah dinasnya dan tetap ditemani oleh keluarganya, yang disiplin menaati protokol kesehatan selama di rumah.

"Kehadiran keluarga ini yang menjadi penyemangat saya, mereka selalu nyinyir mengingatkan saya untuk minum vitamin, makan, berolahraga dan lainnya," sebut Erwin.

Erwin mengimbau masyarakat untuk terus memperketat diri dalam mengikuti protokol kesehatan. Sehingga penyebaran COVID-19 dapat ditekan.

"Saya juga meminta kepada masyarakat untuk tidak menyudutkan pasien positif COVID-19. Karena mereka dan saya sendiri sangat membutuhkan dukungan dari seluruh masyarakat sehingga imun diri menguat dan kami cepat sembuh," katanya.

Untuk yang dinyatakan positif, Erwin juga meminta untuk tidak takut dan malu memberitahukan kepada keluarga dan orang yang pernah kontak.

"Ingat, ini bukan aib, ini sakit. Kita ikhlas saja dan menyerahkan diri ke Allah untuk diberi kesehatan dan kesembuhan," ujar Erwin.

Dalam berjuang melawan covid-19 selama menjalani isolasi, Erwin juga mengaku dapat penyemangat dari Sensei Indra Kerta Sasmita, Sensei Yanuar, serta Senpai Idrus, Indra, dan Syaidina Irawan,

Untuk itu, Wawako menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh Sensei, Senpai dan kenshi Kempo seluruh Indonesia, atas dukungannya.

"Imun terbesar yang dirasakannya adalah semangat dari warga masyarakat yang begitu peduli, dan keluarga tercinta," kata Erwin Yunaz.

Orang nomor dua di Kota Payakumbuh itu menyampaikan ribuan terimakasih kepada keluarga besar Perkemi (Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia) karena dorongan dan semangat yang diberikan membuatnya semakin keras berjuang untuk kesembuhannya.

Selama menjalani isolasi, kondidi Erwin berfluktuasi, beberapa kali hasil swabnya negati dan positif, namun erwin tidak putus asa, dia yakin virus yang menderanya bisa di lawan,dia yakin bisa sembuh, doa selalu dipanjatkannya kepada Tuhan YME. Setelah berjuang selana 32 hati, Pada swab terakhir yang keluar pada Kamis,17/9 menyatakan dia sudah negatif, dinyatakan sudah sembuh.

Berita kesembuhsn Erwin, cepat nenyebar di tengah masarakat Kota Payakumbuh, termasuk di media masa. Semua menyambut dengan suka cita.

"Alhamdulillah, puji syukur padamu ya Allah, yang telah memberi kesembuhan kepada Saya. Melindungi kami dan keluarga dari penyakit ini, Covid-19. Terimakasih untuk semua, atas doanya buat kesembuhan kami ini."

Itulah kalimat pertama yang keluar dari mulut Erwin Yunaz, ketika dirinya dinyatakan sembuh dari penyakit Covid-19. Setelah. 32 hari berkutat dengan penyakit virus corona disease itu.

Menurut Wawako Erwin Yunaz, pandemi Covid-19 kian masif. Diberbagai provinsi, kabupaten dan kota di Indonesia, makin banyak masyarakat yang terkonfirmasi positif, hingga meninggal dumia.

Di Payakumbuh sendiri. sebutnya, tidak jauh beda. Covid-19 bisa saja menyerang semua elemen masyarakat, tidak membedakan status sosial. Dalam dua bulan terakhir, virus berbahaya ini, sudah menimpa petugas kesehatan, aparatur pemerintahan, guru dan lembaga keuangan.

Karena itu, memutus mata rantai virus corona ini, tidak bisa diserahkan kepada pemerintah saja. Bukan tanggung jawab tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 serta tenaga kesehatan saja, melainkan juga tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat.

"Mari kita bersinergi memerangi Covid-19 ini, dengan patuh dan taat menjalani protokol kesehatan. Selalu memakai masker, jaga jarak dan sering mencuci tangan pakai sabun. Jika tak ada keperluan, lebih baik di rumah saja," ajak wawako.

Dikatakan, selama 32 hari terinfeksi virus corona, wawako mengalami siklus kesehatan yang naik turun. Kadang sakit kepala dan tenggerokan serta suhu badan yang tinggi. Tapi, dengan meminum vitamin serta mengkosumsi makanan bernutrisi seimbang, dan sering berolahraga, akhirnya wawako cepat sembuh. Kesembuhan ini, juga tak lepas dari pantauan tenaga kesehatan Dinkes Payakumbuh, tambahnya.

"Saya berharap, jangan ada lagi tambahan warga kota yang terkonfirmasi positif Covid-19. Stop Covid-19 dengan disiplin menjalani protokol kesehatan dimanapun berada dan apapun bentuk aktifitas kita," simpul wawako. (***)

Komentar

Artikel Terbaru