5 Faksi Manusia Modern di Novel Divergent Karya Veronica Roth

604 hit
Paskibraka Kota Padang Panjang Dikukuhkan

Regiel Wieri Putra

Mahasiswa Unand Padang

Divergent menceritakan kisah tentang Beatrice Prior (Tris) yang hidup di kota Chicago masa depan usai perang nuklir yang menghancurkan dunia, dan penuh kekacauan. Dalam upaya untuk mencegah pecahnya perang, umat manusia terpecah menjadi lima 'faksi' yang berbeda.

Di dunia ini semua anak-anak tumbuh di faksi manapun orang tua mereka berasal, namun saat berusia enam belas tahun mereka menjalani tes bakat untuk menunjukkan dari faksi mana mereka akan tinggal nantinya.

Di lima faksi berbeda ada Amity untuk yang cinta damai (The Peaceful), Abnegation untuk yang peduli terhadap sesama (The Selfless), Candor untuk yang jujur(The Honest), Dauntless untuk yang berani (The Brave), dan Erudite untuk yang pintar(The Intelligent).

Tris menyadari bahwa ia tidak termasuk dalam Abnegation seperti orang tuanya sehingga ia pun membuat keputusansulit untuk meninggalkan keluarganya dan bergabung dengan Dauntless

Proses yang sulit dan proses yang tidak semua orang akan bertahan. Tris mencoba menyesuaikan diri di antara para Dauntless, ia berusaha untuk mencari tahu siapa dia dan siapa teman yang sebenarnya.

Hampir seluruh buku ini menceritakan proses inisiasi yang dilalui Tris dan teman-temannya. Dari belajar bertarung menggunakan tangan kosong maupun dengan senjata, hingga melalui fear simulation, yaitu simulasi untuk menguji ketahanan para anggota terhadap ketakutan-ketakutan terbesar mereka.

Sementara itu, keadaan di luar Dauntless mulai bergejolak ketika faksi Erudite merencanakan sebuah rencana yang mencurigakan terhadap faksi Abnegation. Hal inilah yang mempengaruhi kondisi di Dauntless serta pandangan Tris mengenai dirinya sendiri dan dunianya.

Terlepas dari kemiripan temanya dengan novel sejenis, James Dashner, salah seorang novelis asal Amerika yang menulis buku Maze Runner menyatakan bahwa "Divergent adalah buku yang sangat memikat dan mengagumkan".

Kemudian, ada Melissa Marr, salah seorang novelis asal Amerika yang menulis buku Wicked Lovely, berpendapat bahwa Divergent adalah "bacaan yang menarik dan mendebarkan".

Nolan dari American Prospect menyatakan bahwa Divergent mengikuti pola yang sama dengan The Hunger Games dan Blood Red Road. Seperti novel distopia sejenis lainnya. Divergent berfokus kepada tema-tema seperti fiksi ilmiah, petualangan, dan aksi, dengan sasaran pembaca kelompok usia remaja lanjut.

Dalam ulasan Entertainment Weekly, Breia Brissey mengatakan "lebih lemah dan kurang bernuansa" jika dibandingkan dengan The Hunger Games, dan memberi novel ini dengan nilai B+.

Ada juga sebuah majalah ulasan buku yang bernama Kirkus Reviews yang didirikan oleh Virginia Kirkus, memuji alur cerita yang kencang dan membuat kecanduan, dengan adegan kekerasan yang menyentak dan kisah cinta yang membuai.

Ini adalah novel pertama bagi sang penulis, Veronica Roth. Ia menulis buku ini ketika duduk di bangku kuliah tingkat akhir dan merilis novelnya di usia yang bisa dibilang cukup muda, yaitu umur 22 tahun. Di sebuah wawancara ia mengatakan bahwa telah menulis sejak umur 12 tahun.

Pada tahun 2013, Summit Entertainment membeli hak pengadaptasian novel menjadi film dan mulai memproduksi film adaptasinya yang juga berjudul Divergent. Divergent juga telah meraih sejumlah penghargaan, termasuk Buku Favorit tahun 2012 dari Goodreads, Best Book of The Year. (***)

Komentar

Artikel Terbaru